Wacana Penundaan Pencairan THR dan TPP, ASN Maros Ramai-ramai Vaksin Booster
Kamis, 07 April 2022 - 15:07 WIB
loading...
Puluhan ASN antre untuk mengikuti vaksinasi booster di klinik Pemda Maros, Kamis (7/4/2022). Hal itu setelah Pemkab Maros mewacanakan tidak mencairkan TPP dan THR jika vaksinasi tidak lengkap. Foto: Sindonews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Maros berbondong-bondong mengikuti Vaksinasi Covid-19 di UPT Balai Pelayanan Kesehatan Pemkab Maros, Kamis (7/4/2022).
Mereka ramai-ramai ikut vaksinasi usai Wakil Bupati Maros , Suhartina Bohari mewacanakan penundaan pencairan TPP dan Gaji 14 atau THR bagi ASN, jika belum melakukan vaksin dosis ketiga atau booster.
Baca Juga: Pemkab Maros Siap Jalankan Protokol New Normal
Suhartina menyebutkan, Hal ini dilakukan karena rendahnya capaian vaksin booster di Maros.
"Hal ini untuk mendukung program pemerintah pusat dalam mencapai vaksinasi 100 persen. Oleh karena itu, diwajibkan seluruh ASN sebelum menerima TPP bulan Maret dan April, serta THR untuk melakukan vaksin booster," ujarnya.
Ketua DPD II Partai Golkar Maros ini mengatakan, pihaknya sengaja mengambil langkah ini untuk memberikan kesempatan kepada ASN untuk mengambil peran dalam memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Maros. Tak hanya itu, perintah untuk melakukan vaksinasi ini booster sejak jauh-jauh hari digaungkan oleh pemerintah pusat.
Mereka ramai-ramai ikut vaksinasi usai Wakil Bupati Maros , Suhartina Bohari mewacanakan penundaan pencairan TPP dan Gaji 14 atau THR bagi ASN, jika belum melakukan vaksin dosis ketiga atau booster.
Baca Juga: Pemkab Maros Siap Jalankan Protokol New Normal
Suhartina menyebutkan, Hal ini dilakukan karena rendahnya capaian vaksin booster di Maros.
"Hal ini untuk mendukung program pemerintah pusat dalam mencapai vaksinasi 100 persen. Oleh karena itu, diwajibkan seluruh ASN sebelum menerima TPP bulan Maret dan April, serta THR untuk melakukan vaksin booster," ujarnya.
Ketua DPD II Partai Golkar Maros ini mengatakan, pihaknya sengaja mengambil langkah ini untuk memberikan kesempatan kepada ASN untuk mengambil peran dalam memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Maros. Tak hanya itu, perintah untuk melakukan vaksinasi ini booster sejak jauh-jauh hari digaungkan oleh pemerintah pusat.
Lihat Juga :