7 Fakta Viral Pengunjung Taman Safari Keluar dari Mobil, Langsung di-Blacklist
loading...

Video yang menunjukkan pengunjung Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Bogor keluar dari mobil saat berkeliling melihat satwa telah menjadi perhatian publik. Foto/Ist
A
A
A
BOGOR - Beredarnya video yang menunjukkan aksi tak pantas pengunjung Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Kabupaten Bogor, yang keluar dari mobil saat berkeliling melihat satwa telah menjadi perhatian publik.
Tindakan tersebut tak hanya membahayakan keselamatan mereka, tetapi juga dapat mengganggu kesejahteraan satwa yang ada di kawasan tersebut.
Namun, yang menjadi sorotan adalah beberapa pengunjung yang keluar dari mobil mereka meski terdapat larangan tegas untuk tidak melakukan hal tersebut. Bahkan, dalam video tersebut tampak seorang anak kecil yang ikut keluar sambil melihat-lihat sekitar. Tindakan ini jelas melanggar aturan yang berlaku di kawasan tersebut.
Taman Safari Indonesia telah menegaskan bahwa keselamatan pengunjung dan kesejahteraan satwa adalah prioritas utama, sehingga pengunjung yang keluar dari kendaraan bisa membahayakan diri mereka sendiri, pengunjung lain, dan juga mengganggu satwa di habitat alami mereka.
Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa tindakan ini sangat berbahaya dan melanggar peraturan yang sudah ditetapkan oleh TSI. “Kami sangat menyayangkan tindakan tersebut. Keamanan pengunjung dan kesejahteraan satwa adalah prioritas utama kami,” ujar Alexander Zulkarnain.
Satwa liar, meski berada dalam area yang dikontrol, tetap bisa menunjukkan perilaku tidak terduga yang dapat membahayakan manusia. Selain itu, tindakan ini dapat mengganggu satwa yang sedang berada di habitatnya, yang tentunya tidak diinginkan oleh pengelola Taman Safari. Oleh karena itu, TSI tidak segan-segan untuk memberikan sanksi tegas kepada pengunjung yang melanggar aturan ini.
Tindakan tersebut tak hanya membahayakan keselamatan mereka, tetapi juga dapat mengganggu kesejahteraan satwa yang ada di kawasan tersebut.
7 Fakta Pengunjung Taman Safari Keluar dari Mobil
1. Video Viral Pengunjung Keluar dari Mobil
Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @infojawabarat menunjukkan suasana di Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua saat pengunjung sedang berkeliling menggunakan kendaraan untuk melihat satwa secara terbuka.Namun, yang menjadi sorotan adalah beberapa pengunjung yang keluar dari mobil mereka meski terdapat larangan tegas untuk tidak melakukan hal tersebut. Bahkan, dalam video tersebut tampak seorang anak kecil yang ikut keluar sambil melihat-lihat sekitar. Tindakan ini jelas melanggar aturan yang berlaku di kawasan tersebut.
2. Peringatan Larangan Keluar dari Kendaraan
Di area safari journey TSI, terdapat papan informasi berwarna kuning yang jelas memperingatkan pengunjung agar tetap berada di dalam kendaraan selama berkeliling.Taman Safari Indonesia telah menegaskan bahwa keselamatan pengunjung dan kesejahteraan satwa adalah prioritas utama, sehingga pengunjung yang keluar dari kendaraan bisa membahayakan diri mereka sendiri, pengunjung lain, dan juga mengganggu satwa di habitat alami mereka.
3. Respons Taman Safari Indonesia: Tindakan Pengunjung Sangat Berbahaya
Menanggapi video yang beredar, Senior VP Marketing Taman Safari Indonesia, Alexander Zulkarnain, menyatakan penyesalannya terhadap tindakan pengunjung yang keluar dari mobil tersebut.Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa tindakan ini sangat berbahaya dan melanggar peraturan yang sudah ditetapkan oleh TSI. “Kami sangat menyayangkan tindakan tersebut. Keamanan pengunjung dan kesejahteraan satwa adalah prioritas utama kami,” ujar Alexander Zulkarnain.
4. Pelanggaran yang Berpotensi Membahayakan Satwa dan Pengunjung
Keluar dari kendaraan saat berada di area safari yang terbuka dapat membahayakan pengunjung sendiri, satwa, dan pengunjung lainnya.Satwa liar, meski berada dalam area yang dikontrol, tetap bisa menunjukkan perilaku tidak terduga yang dapat membahayakan manusia. Selain itu, tindakan ini dapat mengganggu satwa yang sedang berada di habitatnya, yang tentunya tidak diinginkan oleh pengelola Taman Safari. Oleh karena itu, TSI tidak segan-segan untuk memberikan sanksi tegas kepada pengunjung yang melanggar aturan ini.