Dipolisikan karena Dianggap Hina Wartawan, Pemilik Akun ‘Kiay Arga’ Minta Maaf

Kamis, 18 Februari 2021 - 03:15 WIB
loading...
Dipolisikan karena Dianggap Hina Wartawan, Pemilik Akun ‘Kiay Arga’ Minta Maaf
Sony Putra Waika selaku pemilik akun Kiay Arga, menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf atas tulisannya yang dianggap menghina wartawan. Foto: iNews/Jimi Irawan
A A A
LAMPUNG UTARA - Pemilik akun Kiay Arga, Sony Putra Waika, menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf, Rabu (17/2/2021).

Hal itu dilakukan menyusul postingannya di media sosial facebook, yang dianggap menghina profesi wartawan. Sebelumnya, Sony Putra Waika dilaporkan ke Polres Lampung Utara (Lampura), Lampung .

Baca juga: Sok Jago saat Hadang Truk Tronton, Remaja di Bogor Tewas Terlindas

Menurut Sony, sejatinya apa yang ditulis pada kolom komentar facebook ditujukan kepada salah seorang oknum wartawan di Kabupaten Lampung Timur, yang memberitakan tentang pembuatan gula merah tak higeinis dan tak berizin

“Sebenernya, komentar saya itu bukan saya tujukan kepada seluruh wartawan se-Indonesia. Tapi saya tujukan kepada perorangan. Dan itu saya tulis secara spontanitas,” ujarnya.

Baca juga: Mobilnya Hangus Terbakar di Bali, Ini Kata Pilot Cantik Calon Menantu Maia Estianty

Namun tak disangka, lanjut Sony, keselipan dalam penulisan komentar tersebut justru memantik kekesalan dan emosi para awak media.

"Saya atas nama pribadi, meminta maaf kepada seluruh wartawan yang ada di Indonesia, atas komentar saya yang tidak baik itu. Komentar itu adalah sikap spontanitas saya. Sekali lagi dengan segala kerendahan hati, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh wartawan di Indonesia,” terangnya.

Untuk diketahui, gabungan sejumlah organisasi pers di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Lampung, melaporkan akun di media sosial Facebook bernama Kiayi Arga, lantaran dianggap menghina profesi wartawan.

Baca juga: Usai Bunuh Dalang Ki Anom Sekeluarga Secara Sadis, Sumani Buang Barang Bukti ke Sungai

Akun tersebut dalam kolom komentar menuliskan kata-kata kasar dan menyebut wartawan seperti kotoran binatang.

Meski postingan tersebut telah dihapus, namun tangkapan layar dijadikan bahan laporan ke polisi. Kini, persoalan tersebut masih ditangani Sat Reskrim Polres Lampung Utara.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1149 seconds (10.177#12.26)