Konflik Makin Panas! PKB Jabar Polisikan Lukman Edy Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik
Selasa, 06 Agustus 2024 - 15:17 WIB
loading...
Sekretaris DPW PKB Jabar Acep Jamaludin seusai membuat laporan di Mapolda Jabar, Selasa (6/8/2024). Foto/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Setelah dilaporkan DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terkait dugaan pencemaran nama baik atau ujaran kebencian, Lukman Edy kembali dilaporkan Pengurus DPW PKB Jawa Barat terkait kasus yang sama.
Mantan Sekjen PKB itu dinilai telah menyebarkan fitnah kepada kader PKB dan Pimpinan PKB, Muhaimin Iskandar.
“Hari ini kami melaporkan saudara Lukman Edy atas dugaan pencemaran nama baik kepada PKB dan Ketua Umum Gus Muhaimin,” kata Sekretaris DPW PKB Jabar Acep Jamaludin seusai membuat laporan di Mapolda Jabar , Selasa (6/8/2024).
Baca juga; Gus Halim Laporkan Mantan Sekjen PKB ke Polda Jatim Atas Dugaan Fitnah
Acep menegaskan, Lukman tidak punya kapasitas karena saat ini tidak punya jabatan di PKB. Selain itu, Acep menduga Lukman telah melakukan tindak pindana dengan menyebarkan fitnah yang kemudian disiarkan di media masa.
“Dia telah menyampaikan tuduhan tidak berdasar, yang berbahaya bisa mempengaruhi opini publik dan mengakibatkan kebencian dan kesalahfahaman bagi PKB,” tegas Acep.
Mantan Sekjen PKB itu dinilai telah menyebarkan fitnah kepada kader PKB dan Pimpinan PKB, Muhaimin Iskandar.
“Hari ini kami melaporkan saudara Lukman Edy atas dugaan pencemaran nama baik kepada PKB dan Ketua Umum Gus Muhaimin,” kata Sekretaris DPW PKB Jabar Acep Jamaludin seusai membuat laporan di Mapolda Jabar , Selasa (6/8/2024).
Baca juga; Gus Halim Laporkan Mantan Sekjen PKB ke Polda Jatim Atas Dugaan Fitnah
Acep menegaskan, Lukman tidak punya kapasitas karena saat ini tidak punya jabatan di PKB. Selain itu, Acep menduga Lukman telah melakukan tindak pindana dengan menyebarkan fitnah yang kemudian disiarkan di media masa.
“Dia telah menyampaikan tuduhan tidak berdasar, yang berbahaya bisa mempengaruhi opini publik dan mengakibatkan kebencian dan kesalahfahaman bagi PKB,” tegas Acep.
Lihat Juga :