10 Nakes Positif COVID-19, Puskesmas Depok I Sleman Ditutup
Senin, 03 Agustus 2020 - 19:36 WIB
loading...
Puskesmas Depok I Sleman ditutup selama tiga hari, karena 10 tenaga kesehatan positif COVID-19. Foto/Ilustrasi
A
A
A
SLEMAN - Gugus Tugas Percepatan Penangangan COVID-19 Sleman menutup layanan kesehatan Pusesmas Depok I Sleman selama tiga hari, Sabtu-Senin (1-3/8/2020). (Baca juga: Cinta pada Suami, Ibu Setengah Baya Selundupkan Sabu ke Tahanan )
Penutupan dilakukan setelah ada satu tenaga kesehatan (nakes) yang positif COVID-19 menulari sembilan nakes lain. Sehingga total nekes Puskesmas Depok I yang positif COVID-19 menjadi 10 orang.
Selama penutupan dilakukan sterilisasi ruangan dan lingkungan Puskesmas Depok I dan untuk pelayanan dialihkan ke Puskesmas Depok II dan Depok III. (Baca juga: Satu Pegawai Kejari Bandung Dikabarkan Terinfeksi COVID-19 )
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Joko Hastaryo mengatakan saat baru ada satu nakes yang positif COVID-19 , Puskesmas Depok I masih melakukan pelayanan kesehatan secara terbatas.Namun setelah ada penularan ke sembilan nakes, ada perawat dan bidan, maka diputuskan untuk menutup pelayanan selama tiga hari.
"Nakes yang positif ini hasil tracing terhadap kasus positif, namun belum dapat dikatakan klaster baru," kata Joko,Senin (3/8/2020). (Baca juga: Miris, Bayi Baru Lahir Ditemukan Remuk Ditabrak Truk di Lamongan )
Penutupan dilakukan setelah ada satu tenaga kesehatan (nakes) yang positif COVID-19 menulari sembilan nakes lain. Sehingga total nekes Puskesmas Depok I yang positif COVID-19 menjadi 10 orang.
Selama penutupan dilakukan sterilisasi ruangan dan lingkungan Puskesmas Depok I dan untuk pelayanan dialihkan ke Puskesmas Depok II dan Depok III. (Baca juga: Satu Pegawai Kejari Bandung Dikabarkan Terinfeksi COVID-19 )
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Joko Hastaryo mengatakan saat baru ada satu nakes yang positif COVID-19 , Puskesmas Depok I masih melakukan pelayanan kesehatan secara terbatas.Namun setelah ada penularan ke sembilan nakes, ada perawat dan bidan, maka diputuskan untuk menutup pelayanan selama tiga hari.
"Nakes yang positif ini hasil tracing terhadap kasus positif, namun belum dapat dikatakan klaster baru," kata Joko,Senin (3/8/2020). (Baca juga: Miris, Bayi Baru Lahir Ditemukan Remuk Ditabrak Truk di Lamongan )
Lihat Juga :