Sakit Hati Tak Dibelikan Barang, Perempuan di Sleman Sewa Orang Rampok Pacar Sendiri
Rabu, 11 September 2024 - 10:58 WIB
loading...
Sleman, Yogyakarta digemparkan ketika seorang perempuan berinisial DA ditangkap karena merencanakan perampokan terhadap pacarnya sendiri di Kaliurang. Foto/iNews TVHeru Trijoko
A
A
A
SLEMAN - Sleman, Yogyakarta digemparkan ketika seorang perempuan ditangkap karena merencanakan perampokan terhadap pacarnya sendiri. Kasus ini mengejutkan karena pelaku, yang berinisial DA ternyata adalah otak di balik aksi tersebut.
Menurut laporan, DA, perempuan berusia 34 tahun asal Banjasari, Surakarta, membayar seorang pria, CW (22) untuk melakukan perampokan di obyek wisata Kaliurang. Aksi ini dilakukan setelah DA merasa frustrasi karena pacarnya, Sumardi (32) tidak memenuhi permintaannya untuk membeli barang-barang yang diinginkan.
Baca juga: Kisah Magis Jenderal Sarwo Edhie, Satu Teriakan Lantang Bikin Ciut Nyali Pasukan Musuh
Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (10/9/2024), ketika Sumardi bersama pacarnya menuju Kaliurang. Dalam perjalanan, DA meminta untuk berhenti di kilometer 20 dan saat itulah CW muncul dengan senjata tajam.
CW memaksa Sumardi untuk menyerahkan barang-barangnya, termasuk uang tunai, buku tabungan, dan handphone. Menurut pengakuan Sumardi, ia terkejut ketika DA meminta berhenti mendadak dan saat itulah CW muncul menodongkan pisau dan meminta barang-barang mereka.
Menurut laporan, DA, perempuan berusia 34 tahun asal Banjasari, Surakarta, membayar seorang pria, CW (22) untuk melakukan perampokan di obyek wisata Kaliurang. Aksi ini dilakukan setelah DA merasa frustrasi karena pacarnya, Sumardi (32) tidak memenuhi permintaannya untuk membeli barang-barang yang diinginkan.
Baca juga: Kisah Magis Jenderal Sarwo Edhie, Satu Teriakan Lantang Bikin Ciut Nyali Pasukan Musuh
Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (10/9/2024), ketika Sumardi bersama pacarnya menuju Kaliurang. Dalam perjalanan, DA meminta untuk berhenti di kilometer 20 dan saat itulah CW muncul dengan senjata tajam.
CW memaksa Sumardi untuk menyerahkan barang-barangnya, termasuk uang tunai, buku tabungan, dan handphone. Menurut pengakuan Sumardi, ia terkejut ketika DA meminta berhenti mendadak dan saat itulah CW muncul menodongkan pisau dan meminta barang-barang mereka.
Lihat Juga :