Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Agenda Terselubung Asing, Ini Alasan Ridwan Kamil Tanya soal Covid-19

Senin, 07 Oktober 2024 - 08:05 WIB
loading...
Dharma Pongrekun Sebut...
Calon Gubernur Jakarta Nomor Urut 2 Dharma Pongrekun mengatakan bahwa pandemi Covid-19 adalah agenda terselubung dari asing untuk mengambil alih kedaulatan negara. Foto/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Calon Gubernur Jakarta Nomor Urut 2 Dharma Pongrekun mengatakan bahwa pandemi Covid-19 adalah agenda terselubung dari asing untuk mengambil alih kedaulatan negara. Purnawirawan Jenderal Bintang 3 Polri ini menilai pandemi merupakan persoalan isu kesehatan.

“Kita harus belajar bukan yang tertulis, tapi yang tersirat. Saya punya pengalaman, baik pendidikan, biasa melihat selalu waspada dan melihat yang tersirat. Jadi kita harus waspada dari setiap isu yang ada apakah itu memang genuine atau merupakan infiltrasi asing untuk mengambil kedaulatan bangsa lewat isu kesehatan dan juga mengancam keselamatan masyarakat,” ujar Dharma dalam debat perdana di Jiexpo Kemayoran, Minggu (6/10/2024).

Menurut dia, Indonesia masih rapuh dalam menghadapi pandemi Covid-19. “Saya paham betul tentang pandemi ini. Pandemi ini adalah agenda terselubung dari asing untuk mengambil alih kedaulatan negara, sehingga terlihat sekali begitu rapuhnya bangsa ini sampai harus mengikuti istilahnya saja ikut. Kenapa ngikutin Covid," ungkap Dharma.

Baca juga: Dharma Pongrekun Anggap Elektabilitas Permainan Data



Bahkan, kata dia, banyak masyarakat yang tidak paham bahwa polymerase chain reaction (PCR) yang dipakai selama ini boleh diuji itu bukan untuk memeriksa virus. “Jadi itu hanya untuk mengecek acid dosis dan kenapa harus dicolok-colok? Kenapa tidak ambil dari ludah, kalau memang mau ngetes virus," ujarnya.

Hal itu dikatakannya menjawab pertanyaan Calon Gubernur Jakarta Nomor Urut 1 Ridwan Kamil (RK) soal respons negara dalam melindungi rakyat apabila pandemi terjadi lagi. RK menjelaskan, pertanyaan kepada Dharma Pongrekun tentang isu Covid-19 untuk melihat sikap yang diambil ketika terjadi perbedaan dengan pemerintah pusat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Rekomendasi
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Alexis Mac Allister...
Alexis Mac Allister Cetak Gol, Argentina Unggul atas Swiss 1-0
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Berita Terkini
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Infografis
Ini Alasan Mesir Tidak...
Ini Alasan Mesir Tidak Membantu Rafah Padahal Berbatasan Langsung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved