Tersinggung Dinasihati, Ojol Ditikam Pisau Rekan Seprofesi di Palembang

Senin, 06 Juni 2022 - 15:52 WIB
loading...
Tersinggung Dinasihati, Ojol Ditikam Pisau Rekan Seprofesi di Palembang
Ilustrasi penusukan. Foto: Istimewa
A A A
PALEMBANG - Nahas dialami Ansori Fauzi (41), warga Jalan Yasin Salma, Lorong Damai, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan IT II, Palembang. Pria yang bekerja sebagai ojek online (ojol) ini ditikam oleh rekan seprofesinya.

Peristiwa itu terjadi di Halte Perum Kedamaian, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni Palembang, Sabtu lalu.

Atas kejadian tersebut, korban sempat dirawat di RS Pusri Palembang, karena mengalami luka tusuk di bagian perut, luka robek di bagian lengan, dan luka di bagian jari-jari tangan sebelah kanan akibat menahan serangan.

Baca juga: Pelaku Penusukan hingga Tewas di Malam Takbiran Ditangkap

Saat mendatangi SPKT Polsek Kalidoni Palembang untuk melapor, Ansori menceritakan, bahwa sebelum kejadian sekitar pukul 13.00 WIB, dirinya tengah berkumpul dengan empat rekan lainnya sesama driver ojol di TKP.

"Saya dan dia (Pelaku) ini sempat adanya percakapan yang membahas permasalahan hidupnya, kemudian saya memberi masukan untuk lebih bersabar," ujar Ansori, di Polsek Kalidoni Palembang, Senin (6/6/2022)



Lalu, kata Ansori, saat akan menghidupkan motor untuk pergi dari TKP sekitar pukul 14.00 WIB tiba-tiba pelaku langsung menyerangnya dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau.

Baca: Motif Tersangka Penusukan Syekh Ali Jaber Masih Misterius

"Sempat saya tangkis, namun akhirnya saya terjatuh dan dia langsung pergi dari TKP. Kemudian saya meminta pertolongan saksi Selamet, dan akhirnya saya dibawa saksi ke RS Pusri," jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi membenarkan, adanya laporan korban terkait kasus penganiayaan dengan mengunakan sajam, di SPKT Polsek Kalidoni Palembang.

"Benar adanya laporan tersebut dan saat ini sedang ditindaklanjuti oleh anggota Polsek Kalidoni Palembang. Untuk kejadian penganiayaan itu diduga karena adanya ketersinggungan antara pelaku dengan korban," tukasnya.
(san)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1405 seconds (10.55#12.26)