Tragis! Istri di Palembang Disekap dan Tak Diberi Makan oleh Suami hingga Meninggal
loading...

Disekap oleh suaminya selama 3 bulan dan tak dikasih makan, seorang istri di Kota Palembang bernama Sindi Purnama Sari (25) meninggal dunia. Foto: Dede Febriansyah
A
A
A
PALEMBANG - Disekap oleh suaminya selama 3 bulan, seorang istri di Kota Palembang bernama Sindi Purnama Sari (25) meninggal dunia. Tragisnya, kondisi terakhir Sindi saat ditemukan terlihat kurus kering, tidak terurus, hingga mengeluarkan aroma tak sedap.
Putra, kakak kandung korban mengatakan, sebelum adiknya meninggal pernah bercerita jika dia tidak pernah diberi makan oleh suaminya, Wahyu Saputra (26).
"Aku jemput dia dari rumahnya, tetapi saat itu suaminya tidak ikut ," ujar Putra, Selasa (28/1/2025).
Sesampainya di rumah, korban juga bercerita tidak diberikan makan oleh sang suami, bahkan setiap masak dalam sehari Sindi diperintahkan suaminya hanya masak nasi 1 canting saja.
Mendengar cerita Sindi, anggota keluarga merasa kasihan dan memintanya untuk tinggal dirumah bersama orang tuanya.
"Sorenya Sindi langsung dijemput oleh sang suaminya. Kami tidak bisa berbuat banyak karena Sindi juga mau diajak pulang," katanya.
Berselang beberapa hari, pihak keluarga kembali menjemput Sindi dan mengajak untuk tidur di rumah. "Saat itu Sindi mau tidur di rumah. Kemudian setelah nginap di rumah 1 hari, suaminya kembali menjemput," ucap Putra.
Selain kakak lelaki, Sindi juga curhat ke kakak perempuannya melalui WhatsApp/WA soal rumah tangganya.
Sindi mengungkapkan soal perilaku sang suami dan meminta doa agar suaminya berubah ke depannya, bahkan berjanji akan pulang ke rumah orang tuanya jika suaminya tidak berubah.
Putra, kakak kandung korban mengatakan, sebelum adiknya meninggal pernah bercerita jika dia tidak pernah diberi makan oleh suaminya, Wahyu Saputra (26).
"Aku jemput dia dari rumahnya, tetapi saat itu suaminya tidak ikut ," ujar Putra, Selasa (28/1/2025).
Sesampainya di rumah, korban juga bercerita tidak diberikan makan oleh sang suami, bahkan setiap masak dalam sehari Sindi diperintahkan suaminya hanya masak nasi 1 canting saja.
Mendengar cerita Sindi, anggota keluarga merasa kasihan dan memintanya untuk tinggal dirumah bersama orang tuanya.
"Sorenya Sindi langsung dijemput oleh sang suaminya. Kami tidak bisa berbuat banyak karena Sindi juga mau diajak pulang," katanya.
Berselang beberapa hari, pihak keluarga kembali menjemput Sindi dan mengajak untuk tidur di rumah. "Saat itu Sindi mau tidur di rumah. Kemudian setelah nginap di rumah 1 hari, suaminya kembali menjemput," ucap Putra.
Selain kakak lelaki, Sindi juga curhat ke kakak perempuannya melalui WhatsApp/WA soal rumah tangganya.
Sindi mengungkapkan soal perilaku sang suami dan meminta doa agar suaminya berubah ke depannya, bahkan berjanji akan pulang ke rumah orang tuanya jika suaminya tidak berubah.