Kembangkan Musik Tradisional, Dispar Gelar Lomba Kesenian Kecapi

Minggu, 26 September 2021 - 18:46 WIB
loading...
Kembangkan Musik Tradisional, Dispar Gelar Lomba Kesenian Kecapi
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maros, menggelar lomba musik tradisional Kecapi di Kawasan Wisata Alam Bantimurung, Minggu, (26/9/2021). Foto: Istimewa
A A A
MAROS - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maros , menggelar lomba musik tradisional Kecapi di Kawasan Wisata Alam Bantimurung, Minggu, (26/9/2021).

Sebanyak 18 peserta ikut dalam lomba tersebut. Ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan musik tradisional dan menyebarluaskan informasi tentang musik tradisional dan sebagai ajang promosi wisata budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten Maros Ferdiansyah berharap agar masyarakat kegiatan ini bisa memperkenalkan kecapi sebagai alat musik tradisional kepada kaum milenial agar mengenal budayanya.

Baca Juga: Cakupan Vaksinasi di Kalangan Pelajar Maros Masih Rendah

Kegiatan ini kita gelar sebagai upaya kita mendorong potensi wisata budaya yang sebenarnya luar biasa jika dikembangkan.

"Selain itu, kita juga mau memberikan hiburan ke para pengunjung agar objek wisata kita ini makin dikenal dan semakin banyak peminatnya," katanya.

Kegiatan lomba musik tradisional kecapi diikuti sebanyak 18 orang peserta terdiri dari pelajar dan komunitas sanggar seni memperebutkan berbagai hadiah menarik.

"Peserta ada 18 orang terdiri dari pelajar SMP dan SMA sekabupaten maros dan dari komunitas sanggar seni, untuk juara pertama akan mendapatkan Rp3 juta, juara kedua Rp2,5 juta , juara ketiga Rp1,5 juta dan harapan satu Rp1 juta rupiah," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Maros, Muhammad Saibi Sukure berharap agar kegiatan ini bisa membangkitkan musik tradisional di kalangan generasi penerus. Apalagi saat ini sudah banyak yang tidak mengetahui alat musik tradisional.

Baca Juga: Ratusan ASN Pemkab Maros Ikuti Bimtek Penyusunan Produk Hukum
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2321 seconds (11.97#12.26)