Di Tengah Lantunan Takbir Idul Adha, Medan Mencekam Oleh Aksi Tawuran
Selasa, 20 Juli 2021 - 11:09 WIB
loading...
Suasana Idul Adha 1442 H di Kelurahan Pekan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, mencekam akibat aksi tawuran puluhan remaja. Foto/iNews TV/Yudha Bahar
A
A
A
MEDAN - Kekhusyukan Idul Adha 1442 H di Kota Medan, berubah menjadi suasa mencekam saat puluhan remaja terlibat aksi tawuran . Aksi saling serang menggunakan batu dan petasan, memecah kesyahduan lantunan takbir yang datang dari masjid dan mushala.
Baca juga: Medan Membara, Aksi Tawuran Pecah di Jalanan dengan Saling Lempar Bom Molotov
Bak film gengster , puluhan remaja di Kelurahan Pekan Labuhan, saling lempar petasan, batu, kaca, bom molotov, bahkan beradu senjata tajam di Jalan Young Hijau Medan Marelan, Selasa (20/7/2021) dini hari, hingga subuh tiba.
Tawuran pecah di Tugu Sei Nonang yang merupakan jalur penghubung antara Kecamatan Medan Labuhan, dengan Kecamatan Medan Marelan. Masyarakat sekitar hanya bisa menyaksikan pertarungan dua kubu remaja tersebut, dan tidak berani melerai khawatir menjadi sasaran tawuran.
Baca juga: Tangis Pecah di Depan Gereja Katolik Saat Napi dan Sipir Gelar Salat Idul Adha Berjamaah
Faisal, salah seorang warga yang terjebak di jalan saat tawuran terjadi, mengaku baru selesai bekerja dan akan pulang ke rumah, namun harus terhenti hampir dua jam lamanya di sekitar jembatan. "Tidak bisa melintasi jembatan, karena ada tawuran," tuturnya.
Baca juga: Medan Membara, Aksi Tawuran Pecah di Jalanan dengan Saling Lempar Bom Molotov
Bak film gengster , puluhan remaja di Kelurahan Pekan Labuhan, saling lempar petasan, batu, kaca, bom molotov, bahkan beradu senjata tajam di Jalan Young Hijau Medan Marelan, Selasa (20/7/2021) dini hari, hingga subuh tiba.
Tawuran pecah di Tugu Sei Nonang yang merupakan jalur penghubung antara Kecamatan Medan Labuhan, dengan Kecamatan Medan Marelan. Masyarakat sekitar hanya bisa menyaksikan pertarungan dua kubu remaja tersebut, dan tidak berani melerai khawatir menjadi sasaran tawuran.
Baca juga: Tangis Pecah di Depan Gereja Katolik Saat Napi dan Sipir Gelar Salat Idul Adha Berjamaah
Faisal, salah seorang warga yang terjebak di jalan saat tawuran terjadi, mengaku baru selesai bekerja dan akan pulang ke rumah, namun harus terhenti hampir dua jam lamanya di sekitar jembatan. "Tidak bisa melintasi jembatan, karena ada tawuran," tuturnya.
Lihat Juga :