Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Medan Membara, Aksi Tawuran Pecah di Jalanan dengan Saling Lempar Bom Molotov

loading...
Medan Membara, Aksi Tawuran Pecah di Jalanan dengan Saling Lempar Bom Molotov
Aksi tawuran kembali pecah menjelang subuh di Kelurahan Pekan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara. Foto/iNews TV/Yudha Bahar
MEDAN - Api menyala di Jalan Komondor Yos Sudarso Kelurahan Pekan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (19/7/2021) dini hari. Tawuran dua kubu remaja kembali pecah, dengan saling lempar bom molotov dan berupaya membakar rumah serta kios milik warga.

Baca juga: Medan Membara, Dendam Lama dan Saling Ejek Membuat Tawuran Pecah di Jalanan

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, dan pemadaman lampu penerangan jalan umum (PJU), tak juga mampu meredakan aksi tawuran kelompok remaja ini. Dua kubu terlibat aksi saling serang, dan semakin mencekam.



Kubu remaja dari kawasan Bom Lama, melempar bom molotov ke rumah warga dan kios pedagang, lantaran diserang terlebih dahulu oleh remaja Lingkungan 23 dan 24. Seorang wanita pemilik kios sempat berteriak minta tolong, namun tidak dihiraukan pelaku tawuran.

Baca juga: Wakil Bupati Kaimana Viral, Pakai Celana Pendek Bersihkan Sampah Plastik di Selokan



Beruntung, aksi tawuran tersebut dapat dihentikan kepala lingkungan dibantu warga setempat. Diduga tawuran di tengah badan jalan ini buntut dari dendam lama, remaja Lingkungan 23 dan 24 yang terkena lemparan batu beberapa waktu lalu.

Menurut warga setempat, Tajol, tawuran kali ini semakin meresahkan, karena remaja yang terlibat semakin beringas. "Mereka tidak hanya mengguna batu dan botol kaca, melainkan bom molotov yang dapat membakar permukiman warga," tuturnya.

Baca juga: Kepulauan Talaud Gempar, Pasien COVID-19 Berusia 68 Tahun Kabur Dari RSUD Mala

Polsek Medan Labuhan, sudah beberapa kali melakukan tindakan tegas, dengan menangkap pelaku tawuran . Namun, hingga kini belum ada efek jera dari para pelaku tawuran. Kondisi ini membuat masyarakat khawatir, tawuran akan terus terjadi dan merusak rumahwarga.



Sempat terjadi kemacetan lalu lintas selama dua jam, akibat tawuran tersebut. Aksi tawuran berhenti setelah kepala lingkungan setempat menghimbau remaja untuk kembali ke rumah masing-masing. Warga berharap, menjelang Idul Adha tidak ada lagi tawuran karena dapat mengganggu ibadah masyarakat.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top