Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Tangis Pecah di Lamongan, Korban Meninggal Akibat COVID-19 Terus Bertambah

loading...
Tangis Pecah di Lamongan, Korban Meninggal Akibat COVID-19 Terus Bertambah
Warga Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, menggelar salat jenazah yang meninggal akibat COVID-19 dengan protokol kesehatan ketat. Foto/iNews TV/Abdul Wakhid
LAMONGAN - Puluhan orang di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, dinyatakan positif COVID-19 . Mereka tertular COVID-19 dari klaster hajatan. Kondisi ini menjadi sinyal bahaya akan penularan COVID-19 .

Baca juga: COVID-19 di Bangkalan Menggila, Masuk Surabaya Warga Madura Wajib Rapid Test Antigen

Parman, warga Desa Sidodowo, menyebutkan, pada Selasa (8/6/2021) malam, sekitar pukul 22.30 WIB, satu warga meninggal dunia. "Hasil swab-nya dinyatakan positif COVID-19 , dan sempat dibawa ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal dunia," tuturnya.





Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Taufik Hidayat menyebutkan, dari 14 warga yang meninggal, hanya lima orang yang positif COVID-19 . "Yang meninggal itu lima positif COVID-19 , yang lain belum kita pastikan. Tapi karena suspek, maka tetap akan kita tracing, kita siolasi, kita karantina kontak eratnya," katanya.

Baca juga: Ajaib, Halaman Kantor Wali Kota Surabaya Padi Tumbuh Subur dan Panennya Berlimpah

Satgas COVID-19 Kabupaten Lamongan, menggelar swab massal di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo. Petugas tidak melakukan penghadangan di tengah jalan, melainkan jemput bola mendatangi satu-persatu warga yang berada di rumahnya.

Swab door to door ini, lebih afektif dan humanis serta tidak menimbulkan kerumunan. Swab massal ini dilakukan di dua desa, yaitu Desa Sidodowo, dan Desa Jatipayak, yang lokasinya saling berbatasan.

Baca juga: Uang Sekolah Belum Lunas, Kepala Sekolah SD Inpres Bersimbah Darah Ditikam Wali Murid

Benurut Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dari sampling 373 warga di Desa Sidodowo, yang dinyatakan positif COVID-19 ada 96 orang. Sedangkan, di Desa Jatipayak, yang berdekatan dengan Desa Sidodowo, petugas mendapati enam potif COVID-19 . "Dari Desa Sidodowo, yang positif 96 orang. Ini nanti akan kita swab terus," tegasnya.



Meski terjadi lonjakan di dua desa akibat klaster hajatan sepekan lalu, status COVID-19 di Kabupaten Lamongan, saat ini berada di zona kuning, dengan jumlah konfirmasi 2.886 orang, sebanyak 319 orang positif COVID-19 , suspek meninggal 135 orang, dan positif COVID-19 meninggal 174 orang.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top