COVID-19 di Bangkalan Menggila, Masuk Surabaya Warga Madura Wajib Rapid Test Antigen
Selasa, 08 Juni 2021 - 16:54 WIB
loading...
Penyekatan terus dilakukan di perbatasan Surabaya dan mewajibkan warga Madura Rapid Antigen. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Tingginya kasus COVID-19 di Bangkalan, memaksa Satgas COVID-19 Kota Surabaya, mewajibkan rapid test antigen kepada seluruh warga dari Pulau Madura, yang akan masuk ke Kota Pahlawan.
Baca juga: Hendak Menyeberang ke Surabaya Naik Feri, 4 Penumpang dari Bangkalan Positif COVID-19
Langkah tegas ini diambil sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19 di Surabaya, pasca kasus di Kabupaten Bangkalan meningkat. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan, telah berkoordinasi dengan Bupati Bangkalan, terkait upaya menekan laju penyebaran COVID-19 .
"Surabaya, Bangkalan, Gresik, Sidoarjo kan satu kesatuan. Sehingga saat ini kita akan saling support untuk bagaimana di Bangkalan (kasus COVID-19 ) juga tidak naik, di Surabaya juga tidak naik. Karena posisinya setelah dari Surabaya kan langsung ke seluruh Jawa Timur," kata Eri di sela memimpin penyekatan di kaki Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Selasa (8/6/2021).
Baca juga: Uang Sekolah Belum Lunas, Kepala Sekolah SD Inpres Bersimbah Darah Ditikam Wali Murid
Ia melanjutkan, hal ini sebagaimana arahan Gubernur Jawa Timur, dalam rapat koordinasi (Rakor) bersama yang berlangsung pada Senin (7/6/2021) malam. Berdasarkan hasil rakor itu, nantinya screening akan dipusatkan di satu pintu yang terdiri dari Satgas COVID-19 Bangkalan dan Surabaya.
Baca juga: Hendak Menyeberang ke Surabaya Naik Feri, 4 Penumpang dari Bangkalan Positif COVID-19
Langkah tegas ini diambil sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19 di Surabaya, pasca kasus di Kabupaten Bangkalan meningkat. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan, telah berkoordinasi dengan Bupati Bangkalan, terkait upaya menekan laju penyebaran COVID-19 .
"Surabaya, Bangkalan, Gresik, Sidoarjo kan satu kesatuan. Sehingga saat ini kita akan saling support untuk bagaimana di Bangkalan (kasus COVID-19 ) juga tidak naik, di Surabaya juga tidak naik. Karena posisinya setelah dari Surabaya kan langsung ke seluruh Jawa Timur," kata Eri di sela memimpin penyekatan di kaki Jembatan Suramadu sisi Surabaya, Selasa (8/6/2021).
Baca juga: Uang Sekolah Belum Lunas, Kepala Sekolah SD Inpres Bersimbah Darah Ditikam Wali Murid
Ia melanjutkan, hal ini sebagaimana arahan Gubernur Jawa Timur, dalam rapat koordinasi (Rakor) bersama yang berlangsung pada Senin (7/6/2021) malam. Berdasarkan hasil rakor itu, nantinya screening akan dipusatkan di satu pintu yang terdiri dari Satgas COVID-19 Bangkalan dan Surabaya.
Lihat Juga :