Konspirasi Pejabat Gelapkan Aset Pemkot Bima Terungkap dalam RDP Dewan
Selasa, 02 Februari 2021 - 21:23 WIB
loading...
Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawa
A
A
A
BIMA - Keberadaan aset milik Pemerintah Kota Bima , Nusa Tenggara Barat ( NTB ), yang dinyatakan hilang sejak tahun 2018 lalu, kini terungkap setelah DPRD setempat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah pihak terkait.
Dua kali RDP yang digelar di ruang rapat komisi DPRD Kota Bima , telah menerangkan adanya konspirasi dari sejumlah pihak pejabat lingkup Pemerintah Kota Bima . Berdasarkan informasi, awalnya aset yang tercatat pada Bagian Umum Pemkot Bima berupa 3 unit mobil mewah, sofa dengan harga puluhan juta rupiah, serta meja yang harganya tak jauh beda, telah dinyatakan hilang pada waktu itu.
Baca juga: Bendahara Pemkot Bima Memiliki Utang Ratusan Juta Sejak 2016, DPRD Gelar RDP Tertutup
Usut punya usut, setelah sekian tahun kasus tersebut tidak mencuat ke publik, akhirnya jelas setelah DPRD menggelar RDP kali kedua beberapa waktu lalu. Hingga dapat disimpulkan bahwa aset yang sebelumnya dinyatakan hilang, kini dapat disimpulkan bahwa aset tersebut telah digelapkan oleh oknum pejabat yang diduga atas perintah pimpinan daerah waktu itu.
Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan mengemukakan, hal itu terungkap dari hasil RDP kedua yang digelar dengan sejumlah pihak terkait yakni Sekda Kota Bima Muhtar Landa, 2 orang mantan Kepala Bagian Umum JM dan RD, Bendahara bagian umum LD dan beberapa anggota fraksi lainnya.
“Dalam kronologis yang tercatat oleh LD,bahwa aset Pemkot Bima yang dinyatakan hilang pada tahun 2018 lalu, telah sengaja dibawa ke rumah mantan pejabat tinggi Pemerintah Kota Bima saat itu,” beber Alfian saat diwawancarai, Selasa (2/2/2021) sore.
Dua kali RDP yang digelar di ruang rapat komisi DPRD Kota Bima , telah menerangkan adanya konspirasi dari sejumlah pihak pejabat lingkup Pemerintah Kota Bima . Berdasarkan informasi, awalnya aset yang tercatat pada Bagian Umum Pemkot Bima berupa 3 unit mobil mewah, sofa dengan harga puluhan juta rupiah, serta meja yang harganya tak jauh beda, telah dinyatakan hilang pada waktu itu.
Baca juga: Bendahara Pemkot Bima Memiliki Utang Ratusan Juta Sejak 2016, DPRD Gelar RDP Tertutup
Usut punya usut, setelah sekian tahun kasus tersebut tidak mencuat ke publik, akhirnya jelas setelah DPRD menggelar RDP kali kedua beberapa waktu lalu. Hingga dapat disimpulkan bahwa aset yang sebelumnya dinyatakan hilang, kini dapat disimpulkan bahwa aset tersebut telah digelapkan oleh oknum pejabat yang diduga atas perintah pimpinan daerah waktu itu.
Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan mengemukakan, hal itu terungkap dari hasil RDP kedua yang digelar dengan sejumlah pihak terkait yakni Sekda Kota Bima Muhtar Landa, 2 orang mantan Kepala Bagian Umum JM dan RD, Bendahara bagian umum LD dan beberapa anggota fraksi lainnya.
“Dalam kronologis yang tercatat oleh LD,bahwa aset Pemkot Bima yang dinyatakan hilang pada tahun 2018 lalu, telah sengaja dibawa ke rumah mantan pejabat tinggi Pemerintah Kota Bima saat itu,” beber Alfian saat diwawancarai, Selasa (2/2/2021) sore.
Lihat Juga :