Mengaku Sebagai Wali Kota Salatiga, 5 Napi Lapas Madiun Tipu Warga Jutaan Rupiah

loading...
Mengaku Sebagai Wali Kota Salatiga, 5 Napi Lapas Madiun Tipu Warga Jutaan Rupiah
Kapolres Salatiga, AKBP Rahmad Hidayat saat memaparkan kasus penipuan yang dilakukan napi Lapas Madiun dengan modus ngaku wali kota. Foto/iNews/Angga Rosa
SALATIGA - Berada di balik jeruji besi, dan tembok tebal Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun, Jawa Timur, tidak juga membuat lima orang narapidana (Napi) kasus narkoba ini jera.

(Baca juga: Kejari Gresik Janji Eksekusi Terpidana Anggota DPRD Nasdem )

Mereka kembali berulah, dan behasil menipu warga Salatiga , serta Kabupaten Semarang dari balik jeruji besi. Dengan mengaku sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga , komplotan penipu itu sukses meraup uang jutaan rupiah dari para korban.

Pelaku penipuan adalah, Adi Rahman Saleh (29) warga Jalan Muharto, Kota Malang; Iskandar Zulkarnaen ( 41) warga Jalan Meranti Batuampar, Balikpapan; Yeri Sitinjak (23) warga Jalan Karangan, Surabaya; serta Aris Susanto dan Erik Kasmayadi keduanya warga Mojokerto, Jawa Timur.





Tindak kejahatan komplotan penipuan itu, terbongkar setelah korban Pursini, warga Jalan Imam Bonjol Salatiga melapor ke Polres Salatiga . Dalam penyidikan, terkuak bahwa komplotan penjahat yang beraksi dari dalam penjara itu, juga menipu Abdul Aziz warga Beringin, Kabupaten Semarang.

"Pengungkapan kasus penipuan ini berawal dari laporan korban Pursini yang melapor bahwa dirinya ditipu oleh orang yang mengaku sebagai Wali Kota Salatiga," kata Kapolres Salatiga , AKBP Rahmad Hidayat, Senin (4/1/2021).



(Baca juga: Warga Banyuwangi Gempar, Ada Penampakan 'Jokowi' di Kebun Buah Naga )
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top