Syahwat Jahanam Kakek 62 Tahun di Sambas Tega Cabuli 2 Anak di Bawah Umur

Senin, 16 Januari 2023 - 17:59 WIB
loading...
Syahwat Jahanam Kakek 62 Tahun di Sambas Tega Cabuli 2 Anak di Bawah Umur
Kakek berumur 62 tahun tidak berkutik saat polisi mendatangi rumahnya usai mencabuli 2 anak di bawah umur, dia pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Foto: iNewsTV/Uun Yuniar
A A A
SAMBAS - Seorang kakek berusia 62 tahun ditangkap polisi karena tega mencabuli anak dibawah umur. Parahnya lagi korban yang dicabuli kakek tersebut berjumlah dua orang.

Kakek bejat itu berinisial KH, dia pun hanya bisa tertunduk malu dan lesu saat digiring anggota Unit Reskrim Polsek Jawai Selatan, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

KH ditangkap di kediamannya pada Kamis (13/1/2023) lalu, lantaran diduga melakukan perbuatan cabul terhadap dua anak di bawah umur yang baru berusia 9 tahun di Desa Sarilaba, Kecamatan Jawai Selatan.

Baca juga: Banyumas Gempar! 4 Kakek Bejat Setubuhi Gadis 12 Tahun hingga Hamil

Aksi pelaku terungkap setelah orang tua korban yang melihat sang anak merasa trauma dan ketakutan atas apa yang dilakukan pelaku. Setelah menanyakan kepada korban, akhirnya korban mengaku telah dicabuli oleh pelaku KH yang sudah berumur 62 tahun itu.



“Dari keterangan pelaku kepada polisi, pelaku sempat mengancam korban usai melancarkan aksi pelecehannya agar korban tidak memberitahukan ke orang tuanya,” kata Kapolsek Jawai Selatan, Iptu Eko Zaenudin kepada wartawan, Senin (16/1/2023).

Geram dengan perbuatan pelaku, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Jawai Selatan.

Baca juga: Baru Kenal di Medsos, Bocah SD di Tulungagung Difoto Tanpa Baju dan Ditiduri

“Korban dilakukan tidak senonoh oleh pelaku pada akhir Desember 2022 lalu yang berlokasi di Desa Sarilaba a, Kecamatan Jawai Selatan,” ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Jawai Selatan dan dijerat dengan undang undang tentang perlindungan anak dengan ancaman di atas 10 tahun penjara.

Korban kini masih dilakukan perawatan intensif lantaran mengalami trauma healing.
(nic)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1598 seconds (10.101#12.26)