Keroyok Pemuda yang Diduga Curi Ponsel hingga Tewas, 4 Pelaku Ditangkap, 1 Anak Bawah Umur
Minggu, 02 Februari 2025 - 19:37 WIB
loading...
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena memberikan keterangan kepada media di Mapolrestabes Semarang, Minggu (2/2/2025). FOTO/EKA SETIAWAN
A
A
A
SEMARANG - Polisi menangkap 4 pelaku pengeroyokan terhadap seorang pemuda asal Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah, hingga tewas. Satu di antara pelaku masih bawah umur.
Hasil autopsi, kepala korban dihantam dengan benda tumpul dengan keras. Dari hasil olah TKP, pukulan benda tumpul itu diduga menggunakan helm. Ada pecahan helm di TKP yang ditemukan penyidik.
"Ada empat orang yang sudah kami amankan dan ditetapkan sebagai tersangka, total pelaku tujuh orang, tiga orang lain masih pencarian," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena di Mapolrestabes Semarang, Minggu (2/2/2025).
TKP pengeroyokan itu, kata Sena, terjadi di 2 lokasi; yakni di wilayah Kecamatan Pedurungan dan Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Insiden pengeroyokan terjadi pada Rabu (29/1/2025).
Sena menjelaskan, motif para pelaku mengeroyok korban ini karena korban dituduh mencuri sebuah ponsel. Setelah dikeroyok, kemudian dibawa ke rumah korban. Oleh keluarganya dibawa ke RSI Sultan Agung Semarang, sempat dirawat kemudian dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (31/1/2025) siang.
"Sudah dilakukan autopsi, hasilnya ada pukulan benda tumpul yang cukup keras di kepala sehingga korban mati lemas karena ada pendarahan di bagian kepala. Hasil olah TKP, ada pecahan helm, diduga menggunakan helm (untuk memukul), yang jelas pukulan benda tumpul, dari pemeriksaan saksi-saksi ini kan posisinya pada waktu itu spontan," katanya.
Hasil autopsi, kepala korban dihantam dengan benda tumpul dengan keras. Dari hasil olah TKP, pukulan benda tumpul itu diduga menggunakan helm. Ada pecahan helm di TKP yang ditemukan penyidik.
"Ada empat orang yang sudah kami amankan dan ditetapkan sebagai tersangka, total pelaku tujuh orang, tiga orang lain masih pencarian," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena di Mapolrestabes Semarang, Minggu (2/2/2025).
TKP pengeroyokan itu, kata Sena, terjadi di 2 lokasi; yakni di wilayah Kecamatan Pedurungan dan Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Insiden pengeroyokan terjadi pada Rabu (29/1/2025).
Sena menjelaskan, motif para pelaku mengeroyok korban ini karena korban dituduh mencuri sebuah ponsel. Setelah dikeroyok, kemudian dibawa ke rumah korban. Oleh keluarganya dibawa ke RSI Sultan Agung Semarang, sempat dirawat kemudian dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (31/1/2025) siang.
"Sudah dilakukan autopsi, hasilnya ada pukulan benda tumpul yang cukup keras di kepala sehingga korban mati lemas karena ada pendarahan di bagian kepala. Hasil olah TKP, ada pecahan helm, diduga menggunakan helm (untuk memukul), yang jelas pukulan benda tumpul, dari pemeriksaan saksi-saksi ini kan posisinya pada waktu itu spontan," katanya.
Lihat Juga :