Awas! Ada Dugaan Korupsi Dana Desa, 4 Desa di Garut Diincar Polisi
Selasa, 28 Juni 2022 - 19:26 WIB
loading...
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Dede Sopandi. Foto/MPI/Fani Ferdiansyah
A
A
A
GARUT - Empat desa di Kabupaten Garut, sedang jadi incaran penyidik kepolisian terkait adanya dugaan korupsi dana desa. Hal ini terungkap, setelah Polda Jawa Barat melimpahkan kasus dugaan korupsi dana desa tersebut ke Polres Garut.
Baca juga: Gasak Uang BUMDes Rp276 Juta, Mantan Kades dan Ketua Dijebloskan Tahanan
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dede Sopandi memastikan akan melakukan penyelidikan di kasus ini. "Kita telah menerima empat berkas limpahan kasus korupsi dana desa. Kasus ini harus segera dituntaskan," katanya, Selasa (28/6/2022).
Menurutnya ada beragam modus penyalahgunaan dana desa. Namun, kata Dede, hingga saat ini baru empat desa yang terindikasi melakukan tindak korupsi. "Modusnya bermacam-macam. Baru ada empat yang terindikasi, sekarang masih didalami," ujarnya.
Baca juga: Asyik Lucuti Baju Janda di Kamar Kos, Brigadir Polisi di Jambi Panik Pintu Didobrak Polwan
Meski enggan menyebut secara rinci empat nama desa itu satu per satu, Dede mengatakan, indikasi korupsi dana desa terjadi di Kecamatan Karangtengah, dan Kecamatan Cilawu. "Setelah kita panggil para pihaknya, secepatnya akan kita informasikan," ucapnya.
Baca juga: Gasak Uang BUMDes Rp276 Juta, Mantan Kades dan Ketua Dijebloskan Tahanan
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Dede Sopandi memastikan akan melakukan penyelidikan di kasus ini. "Kita telah menerima empat berkas limpahan kasus korupsi dana desa. Kasus ini harus segera dituntaskan," katanya, Selasa (28/6/2022).
Menurutnya ada beragam modus penyalahgunaan dana desa. Namun, kata Dede, hingga saat ini baru empat desa yang terindikasi melakukan tindak korupsi. "Modusnya bermacam-macam. Baru ada empat yang terindikasi, sekarang masih didalami," ujarnya.
Baca juga: Asyik Lucuti Baju Janda di Kamar Kos, Brigadir Polisi di Jambi Panik Pintu Didobrak Polwan
Meski enggan menyebut secara rinci empat nama desa itu satu per satu, Dede mengatakan, indikasi korupsi dana desa terjadi di Kecamatan Karangtengah, dan Kecamatan Cilawu. "Setelah kita panggil para pihaknya, secepatnya akan kita informasikan," ucapnya.
Lihat Juga :