Dihentikan saat Konvoi Kelulusan Sekolah, 3 Pelajar di Sukabumi Kedapatan Bawa Celurit

Kamis, 02 Juni 2022 - 09:02 WIB
loading...
Dihentikan saat Konvoi Kelulusan Sekolah, 3 Pelajar di Sukabumi Kedapatan Bawa Celurit
Rombongan pelajar dihentikan polisi saat melakukan konvoi di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Foto/MPI/Dharmawan Hadi
A A A
SUKABUMI - Polres Sukabumi, meringkus tiga pelajar SMK yang hendak melakukan konvoi kelulusan sekolah di Jalan Raya Kampung Ranca Genjer, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas. Ketiganya digelandang ke Polres Sukabumi, karena kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit.

Baca juga: Pria Pengangguran Diringkus Polisi saat Hendak Tikam Selingkuhan Istri

Kapolsek Ciemas, Iptu Azhar Sunandar mengatakan, tiga pelajar ini ditangkap saat bersama 35 pelajar SMK melakukan konvoi kelulusan. Mereka berasal dari tiga kecamatan yang berbeda di Kabupaten Sukabumi, yaitu Kecamatan Surade, Kecamatan Waluran, dan Kecamatan Ciracap.



"Setelah dilakukan pemeriksaan di TKP, kami menemukan beberapa atribut bendera dan satu buah senjata tajam yang dibawa oleh salah satu pelajar dalam rombongan tersebut," ujar Azhar Sunandar, Kamis (2/6/2022).

Baca juga: Detik-detik Penggerebekan Kades Pulutan saat Selingkuhi Istri Tetangga

Setelah itu, lanjut Azhar, puluhan pelajar tersebut dibawa ke Polsek Ciemas, guna mencegah terjadinya tawuran antar pelajar di wilayah Ciemas. Tiga pelajar berinisial R, AM dan AS diperiksa lebih lanjut, terkait kepemilikan senjata tajam jenis celurit.

Dihentikan saat Konvoi Kelulusan Sekolah, 3 Pelajar di Sukabumi Kedapatan Bawa Celurit


"Untuk pelajar terkait kepemilikan sajam, kami akan periksa lebih lanjut. Kepada para pelajar lainnya, dilakukan pembinaan dengan melibatkan pihak sekolah bersama para orang tua dari para pelajar SMK itu," ujar Azhar.

Baca juga: Madiun Gempar! Seorang Pria Tewas Dibacok Orang Tak Dikenal saat Hendak Sholat Subuh

Aksi konvoi dengan menggunakan sepeda motor tersebut, dilakukan para pelajar usai menerima pengumuman lulus sekolah. Seragam yang dipakai oleh puluhan pelajar tersebut dicorat-coret oleh cat semprot dan juga dipenuhi oleh tanda tangan yang ditulis menggunakan spidol.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2094 seconds (11.210#12.26)