Miris! Penampakan Pelajar Batam Terlibat Bisnis Kenikmatan Ranjang, Ada yang Masih Pakai Handuk

Jum'at, 22 April 2022 - 19:28 WIB
loading...
Miris! Penampakan Pelajar Batam Terlibat Bisnis Kenikmatan Ranjang, Ada yang Masih Pakai Handuk
Satreskrim Polresta Barelang berhasil membongkar prostitusi online yang melibatkan anak-anak di Kota Batam. Foto/iNews TV/Gusti Yennosa
A A A
BATAM - Bisnis prostitusi online di Kota Batam, kian mencemaskan. Para mucikari mulai menyasar para pelajar perempuan, untuk melayani para pria hidung belang. Keterlibatan para pelajar ini, terdeteksi sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Gerebek Kamar Indekos, Petugas Gabungan Disambut Santai 2 Gadis Seksi Bertato

Adanya pelajar perempuan yang terlibat protitusi online ini terungkap dari hasil tangkapan Satreskrim Polresta Barelang. Pelajar perempuan berinisial AA dan DS yang masih duduk di bangku SMP, kedapatan masuk hotel saat hendak melayani pria hidung belang.



Selain itu, juga didapati pelajar yang tengah melayani pria hidung belang di dalam kamar hotel. Saat petugas kepolisian mendobrak pintu kamar hotel, pelajar tersebut bahkan masih belum mengenakan baju. Dia panik dan langsung menutup tubuhnya pakai handuk.

Baca juga: Tak Kuat Tahan Nafsu, 3 Pasangan Mesum Digerebek Satpol PP saat Asyik Saling Tindih Tanpa Baju

Sejumlah barang bukti ditemukan polisi di dalam kamar. Di antaranya alat kontrasepsi, dan pakaian dalam milik korban. Saat digeledah polisi, pelajar yang terlibat prostitusi online tersebut juga nampak dengan santai duduk di atas kasur.

Miris! Penampakan Pelajar Batam Terlibat Bisnis Kenikmatan Ranjang, Ada yang Masih Pakai Handuk


Menurut Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman, kedua pelaku diringkus saat masuk hotel di kawasan Nagoya, Kota Batam. "Mereka bertarif Rp2 juta untuk satu kali layanan, namun keduanya hanya menerima uang Rp800 ribu, sisanya diambil mucikari," tuturnya.

Baca juga: Misteri Uang Rp3,7 Miliar di Pintu Tol Mojokerto, Polisi Selidiki Prosedur Pengeluaran dari Bank

Para mucikari memperdayai para korbannya dengan tawaran hidup mewah. Rata-rata korban yang diperdayai oleh para mucikari untuk masuk dunia prostitusi ini, adalah para pelajar yang masih berusia belasan tahun.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.4472 seconds (11.97#12.26)