Alami Susah Tidur? Begini Cara Mengatasinya
Rabu, 22 September 2021 - 22:33 WIB
loading...
Gangguan tidur atau susat tidur jangan dianggap sepele. Foto ilustrasi SINDOnews
A
A
A
DEPOK - Bagi orang tertentu, begitu mudah jika tiba saatnya untuk tidur, hanya rebah sebentar langsung nyenyak. Namun, ada juga yang susah untuk langsung tidur pulas. Bagaimana cara mengatasi susah tidur ?
Dalam bincang bertajuk 'Gangguan Tidur' yang diadakan tim manajemen Siloam Hospitals Jantung Diagram lewat Zoom, Selasa (21/09/2021) Dokter Ruth Katrin Goldina menyampaikan tips efektif untuk mengatasinya. Baca juga:
Keluhkan Penyakit Aneh, Warga Bandung Barat Tujuh Tahun Tak Tidur Normal
Ruth Katrin menerangkan, ada dua cara untuk mengatasi susah tidur . Pertama, jika sulit tidur sudah mengganggu kenyamanan beraktivitas, maka lakukan konsultasi pada dokter, psikolog atau psikiater. "Dan konsultasi ini pun dilihat dari kasus dan keluhan pasien," tutur dokter yang kesehariannya berpraktek tetap di Siloam Hospitals, Cinere Depok itu.
Untuk persiapan konsultasi, Ruth menyarankan agar pasien pengidap 'Somnipati' (gangguan tidur) menyiapkan catatan guna mendeskripsikan penyebab gangguan itu terjadi. "Misalnya menyiapkan catatan harian berisikan lamanya waktu saat tertidur, lamanya waktu saat kondisi terbangun, keluhan yang dirasakan dan sejauh mana rasa ketidaknyaman," ungkap dr Ruth.
Dengan catatan yang detil itu, dokter atau psikiater dapat menentukan langkah tepat guna mengatasi dan menyembuhkan gangguan sulit tidur. Baca juga: Jelang Penentuan Grand Final MasterChef Indonesia, Jerry Mengaku Susah Tidur
Dalam bincang bertajuk 'Gangguan Tidur' yang diadakan tim manajemen Siloam Hospitals Jantung Diagram lewat Zoom, Selasa (21/09/2021) Dokter Ruth Katrin Goldina menyampaikan tips efektif untuk mengatasinya. Baca juga:
Keluhkan Penyakit Aneh, Warga Bandung Barat Tujuh Tahun Tak Tidur Normal
Ruth Katrin menerangkan, ada dua cara untuk mengatasi susah tidur . Pertama, jika sulit tidur sudah mengganggu kenyamanan beraktivitas, maka lakukan konsultasi pada dokter, psikolog atau psikiater. "Dan konsultasi ini pun dilihat dari kasus dan keluhan pasien," tutur dokter yang kesehariannya berpraktek tetap di Siloam Hospitals, Cinere Depok itu.
Untuk persiapan konsultasi, Ruth menyarankan agar pasien pengidap 'Somnipati' (gangguan tidur) menyiapkan catatan guna mendeskripsikan penyebab gangguan itu terjadi. "Misalnya menyiapkan catatan harian berisikan lamanya waktu saat tertidur, lamanya waktu saat kondisi terbangun, keluhan yang dirasakan dan sejauh mana rasa ketidaknyaman," ungkap dr Ruth.
Dengan catatan yang detil itu, dokter atau psikiater dapat menentukan langkah tepat guna mengatasi dan menyembuhkan gangguan sulit tidur. Baca juga: Jelang Penentuan Grand Final MasterChef Indonesia, Jerry Mengaku Susah Tidur
Lihat Juga :