Layanan Ambulans Siloam Hospitals Cirebon Kawal Peserta Cycling De Jabar III
Selasa, 28 Mei 2024 - 14:05 WIB
loading...
Ambulans Siloam Hospitals Cirebon kawal kesehatan peserta Cycling De Jabar III / 2024. Foto/Ist
A
A
A
CIREBON - Siloam Hospitals Cirebon atau Rumah Sakit (RS) Putera Bahagia Cirebon mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna melayani kebutuhan layanan medis untuk 202 atlet sepedadi event Cycling De Jabar 2024. Melalui rute yang menantang, melintang dari titik awal rute utara Cirebon ke SelatanPangandaran sebagai titik finish.
Bekerjasama dengan pihak Dinas Kesehatan Pemprov Jabar, Dinkes Kabupaten dan kota serta Kompas grup, Siloam Hospitals Cirebon (SHCB) menurunkan 1 tim medis yang terdiri dari Dokter, Perawat dan dua asisten layanan yang dilengkapi armada mobil Ambulans tipe tertinggi yang dimiliki pihak RS Putra Bahagia Siloam Cirebon.
“Ini ketiga kalinya Siloam Hospitals diberi kepercayaan untuk mengawal kegiatan bersepeda berskala nasional. Kali ini persiapan yang dilakukan lebih matang, yaitu tim medis yang kami kerahkan memiliki sertifikat ACLS, EMT dan sertifikat ATLS. Mobil ambulans yang kami bawa pun dilengkapi alat resusitasi jantung dan paru dengan monitor dan alat defibrillator, kelengkapan P3K dan obat penunjang, alat bantu nafas dan alat mobilisasi pasien sehingga akan memudahkan jika atlet harus dievakuasi”, tuturdokter Samuel Andika, Residance Medical Officer Emergency Departement SHCB, Minggu (26/05/2024) di Alun kota Pangandaran.
Menurut Samuel Andika, sejumlah obat penunjang yang dibawa disertakan mengikuti jenis olahraga yang dilakukan para atlet, dengan melihat kondisi yang ada pada saat itu pun termasuk obat obatan yang sewaktu waktu dibutuhkan Masyarakat sekitar saat membutuhkan layanan medis.
Baca Juga: Siloam Hospital Manado Gelar Health Talk Bahas Stroke
“Karena ini adalah lomba bersepeda dengan rute jarak jauh yang dilalui dominan berjalur ekstrim maka kami mempersiapkan sejumlah obat, yaitu obat spray untuk keram otot, infus satu set cairan untuk penanggulangan syok dan ada pula obat pacu jantung guna menjaga resiko terjadinya henti jantung”, ungkap dokter Samuel Andika.
Dalam gelaran Cycling De Jabar III, Tim Medis Siloam Hospitals Cirebon menangani enam atlet yang mengalami cidera sepanjang perjalanan.
Bekerjasama dengan pihak Dinas Kesehatan Pemprov Jabar, Dinkes Kabupaten dan kota serta Kompas grup, Siloam Hospitals Cirebon (SHCB) menurunkan 1 tim medis yang terdiri dari Dokter, Perawat dan dua asisten layanan yang dilengkapi armada mobil Ambulans tipe tertinggi yang dimiliki pihak RS Putra Bahagia Siloam Cirebon.
“Ini ketiga kalinya Siloam Hospitals diberi kepercayaan untuk mengawal kegiatan bersepeda berskala nasional. Kali ini persiapan yang dilakukan lebih matang, yaitu tim medis yang kami kerahkan memiliki sertifikat ACLS, EMT dan sertifikat ATLS. Mobil ambulans yang kami bawa pun dilengkapi alat resusitasi jantung dan paru dengan monitor dan alat defibrillator, kelengkapan P3K dan obat penunjang, alat bantu nafas dan alat mobilisasi pasien sehingga akan memudahkan jika atlet harus dievakuasi”, tuturdokter Samuel Andika, Residance Medical Officer Emergency Departement SHCB, Minggu (26/05/2024) di Alun kota Pangandaran.
Menurut Samuel Andika, sejumlah obat penunjang yang dibawa disertakan mengikuti jenis olahraga yang dilakukan para atlet, dengan melihat kondisi yang ada pada saat itu pun termasuk obat obatan yang sewaktu waktu dibutuhkan Masyarakat sekitar saat membutuhkan layanan medis.
Baca Juga: Siloam Hospital Manado Gelar Health Talk Bahas Stroke
“Karena ini adalah lomba bersepeda dengan rute jarak jauh yang dilalui dominan berjalur ekstrim maka kami mempersiapkan sejumlah obat, yaitu obat spray untuk keram otot, infus satu set cairan untuk penanggulangan syok dan ada pula obat pacu jantung guna menjaga resiko terjadinya henti jantung”, ungkap dokter Samuel Andika.
Dalam gelaran Cycling De Jabar III, Tim Medis Siloam Hospitals Cirebon menangani enam atlet yang mengalami cidera sepanjang perjalanan.
Lihat Juga :