Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Mabuk Miras dan Pukul Anggota Satgas COVID-19 Saat Razia Prokes, 4 Orang Diringkus

loading...
Mabuk Miras dan Pukul Anggota Satgas COVID-19 Saat Razia Prokes, 4 Orang Diringkus
Kericuhan mewarnai razia protokol kesehatan, lantaran warga yang tengah dalam pengaruh minuman keras menolak dibubarkan. Foto/Ilustrasi
MAKASSAR - Razia pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) oleh Satgas COVID-19 di Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berujung kericuhan saat para pemabuk menolak untuk dibubarkan.

Baca juga: Mengaku Acara Yasinan, Wanita-wanita Seksi di Palangkaraya Ini Justru Asyik Joget Dangdut

Para pemabuk tersebut melakukan perlawanan dan pemukulan terhadap Satgas COVID-19, yang sedangn menjalankan tugasnya. Polisi pun langsung bertindak tegas, empat orang yang diduga melakukan pemukulan dan memicu keributan diringkus.





Koordinator Satgas Raika Kota Makassar, Irwan mengatakan, insiden tersebut berawal dari warga yang menolak dibubarkan oleh Satgas Raika Kecamatan Bontoala, saat tengah pesta minuman keras dalam rangka merayakan ulang tahun salah satu pelaku.

Baca juga: Tak Kuat Tahan Napsu Seks, Pengangguran Ini Nekat Perkosa Wanita Cantik di Masjid

"Mereka menolak untuk dibubarkan, hingga akhirnya melakukan perlawanan dengan memukul salah satu personel Satgas Raika. Akibatnya, pelaku utama langsung diamankan ke Polsek Bontoala," tegasnya.

Selanjutnya, Satgas Raika Kota Makassar, juga didatangkan ke lokasi keributan untuk melakukan perkuatan, hingga akhirnya berhasil diamankan tiga orang. Total yang telah diamankan, menurutnya ada sebanyak empat orang.

Baca juga: Mengaku Acara Yasinan, Wanita-wanita Seksi di Palangkaraya Ini Justru Asyik Joget Dangdut

Sementara itu, guna menghindari keributan berlanjut, aparat kepolisian yang tergabung dalam tim Satgas Raika Kota Makassar, mengimbau kepada warga yang masih berada di lokasi untuk kembali ke rumah masing-masing.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top