Staf UIN Makassar Meninggal, Diduga Syok Disebut-sebut Terlibat Kasus Uang Palsu
Minggu, 22 Desember 2024 - 19:42 WIB
loading...
Staf UIN Alauddin Makassar berinisial M meninggal dunia setelah mendengar kasus percetakan uang palsu terbongkar. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Kasus percetakan uang palsu di Kampus Universitas Islam Negeri ( UIN ) Alauddin Makassar terus bergulir. Bahkan, kini belasan tersangka telah diamankan atas keterlibatan dalam tindak kriminal itu.
Di tengah proses tersebut, Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa mengungkapkan bahwa ada satu orang staf UIN Alauddin Makassar berinisial M meninggal dunia setelah mendengar kasus tersebut terbongkar. Staf UIN berinisial M tersebut merupakan terduga pelaku yang mengedarkan uang palsu kepada tersangka SU.
Kepala Satreskrim Polres Gowa Ajun Komisaris Bahtiar mengatakan, keterlibatan M dalam jaringan sindikat uang palsu masih belum dibuktikan karena belum ada fakta awal. Dia mengaku, M belum diperiksa karena sudah meninggal dunia.
Baca juga: Sindikat Uang Palsu UIN Alauddin Makassar Dibongkar, Polisi Temukan Deposito dan SBN Rp745 Triliun
"Informasi itu (M edarkan uang palsu ke tersangka SU) saya dapatkan pada saat di kampus. Tapi saya tidak korek, karena tidak ada fakta awalnya," kata dia, Minggu (22/12/2024).
Bahtiar mengatakan hanya informasi belaka terkait hubungan M dengan tersangka AI, MN, dan SU. Karena itu, dia enggan menyebut M terlibat dalam jaringan sindikan produksi dan peredaran uang palsu.
Di tengah proses tersebut, Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa mengungkapkan bahwa ada satu orang staf UIN Alauddin Makassar berinisial M meninggal dunia setelah mendengar kasus tersebut terbongkar. Staf UIN berinisial M tersebut merupakan terduga pelaku yang mengedarkan uang palsu kepada tersangka SU.
Kepala Satreskrim Polres Gowa Ajun Komisaris Bahtiar mengatakan, keterlibatan M dalam jaringan sindikat uang palsu masih belum dibuktikan karena belum ada fakta awal. Dia mengaku, M belum diperiksa karena sudah meninggal dunia.
Baca juga: Sindikat Uang Palsu UIN Alauddin Makassar Dibongkar, Polisi Temukan Deposito dan SBN Rp745 Triliun
"Informasi itu (M edarkan uang palsu ke tersangka SU) saya dapatkan pada saat di kampus. Tapi saya tidak korek, karena tidak ada fakta awalnya," kata dia, Minggu (22/12/2024).
Bahtiar mengatakan hanya informasi belaka terkait hubungan M dengan tersangka AI, MN, dan SU. Karena itu, dia enggan menyebut M terlibat dalam jaringan sindikan produksi dan peredaran uang palsu.
Lihat Juga :