Cirebon Gempar, Kawah Mengeluarkan Lumpur Berbau Blerang dan Gas
Selasa, 01 Juni 2021 - 19:41 WIB
loading...
BPBD Kabupaten Cirebon bersama apara desa dan warga setempat saat memantau langsung semburan lumpur berbau belerang dan gas yang menggemparkan warga sekitar. Foto: iNewsTV/Toiskandar
A
A
A
CIREBON - Warga Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon , Jawa Barat ( Jabar ) digegerkan dengan penemuan sebuah kawah mengeluarkan lumpur beraroma bau blerang di daerah mereka.
Semburan lumpur yang ada di Desa Cipanas itu berukuran kurang lebih 4 meter berbentuk lingkaran. Semburan ini sudah terjadi sejak lama, awalnya kecil dan sempat ditutup, namun lokasinya berpindah.
![Cirebon Gempar, Kawah Mengeluarkan Lumpur Berbau Blerang dan Gas]()
Baca juga: Keterisian Rumah Sakit Meningkat, Ridwan Kamil: Ini Imbas Libur dan Mudik yang Bocor
“Dulunya di sekitar lokasi semburan lumpur terdapat produksi kalsit, namun kini sudah tidak ada,” kata salah seorang perangkat Desa Cipanas, Yayan Ahmad Sidik.
Warga pun mengeluhkan karena jika mendekat lokasi terhirup bau yang menyengat blerang dan gas. Sehingga untuk sementara pihak aparat pemerintah desa hanya memberi himbauan agar tidak main api di sekitar semburan lumpur.
Dia pun menyebutkan, hingga kini belum ada penanganan dari pemerintah, sehingga belum mengetahui seperti apa lumpur yang disemburkan kawah tersebut, dan belum ada penelitian dari pihak terkait.
![Cirebon Gempar, Kawah Mengeluarkan Lumpur Berbau Blerang dan Gas]()
Baca juga: Gudang Kasur Busa di Cirebon Luluh Lantak Diamuk Si Jago Merah
Semburan lumpur yang ada di Desa Cipanas itu berukuran kurang lebih 4 meter berbentuk lingkaran. Semburan ini sudah terjadi sejak lama, awalnya kecil dan sempat ditutup, namun lokasinya berpindah.

Baca juga: Keterisian Rumah Sakit Meningkat, Ridwan Kamil: Ini Imbas Libur dan Mudik yang Bocor
“Dulunya di sekitar lokasi semburan lumpur terdapat produksi kalsit, namun kini sudah tidak ada,” kata salah seorang perangkat Desa Cipanas, Yayan Ahmad Sidik.
Warga pun mengeluhkan karena jika mendekat lokasi terhirup bau yang menyengat blerang dan gas. Sehingga untuk sementara pihak aparat pemerintah desa hanya memberi himbauan agar tidak main api di sekitar semburan lumpur.
Dia pun menyebutkan, hingga kini belum ada penanganan dari pemerintah, sehingga belum mengetahui seperti apa lumpur yang disemburkan kawah tersebut, dan belum ada penelitian dari pihak terkait.

Baca juga: Gudang Kasur Busa di Cirebon Luluh Lantak Diamuk Si Jago Merah
Lihat Juga :