Blora Gempar! Oro-oro Kesongo Kembali Meletus, Semburkan Lumpur
loading...
A
A
A
BLORA - Warga di Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kembali digemparkan dengan meletusnya Oro-oro Kesongo. Letusan berupa semburan lumpur tersebut, terekam dalam kamera video warga, hingga viral di media sosial.
Saat kejadian, kondisi di kawasan tersebut tengah sepi. Tidak nampak aktivitas warga di area tanah lapang tersebut. Dalam video yang beredar, terlihat lumpur hitam beberapa kali menyembur ke udara, disertai dengan kepulan asap putih.
"Kesongo aktif meneh (lagi) mas bro. Ya Allah," ujar warga yang merekam letusan di Oro-oro Kesongon tersebut. Saat terjadi letusan, lumpur hitam menyembur ke udara, hingga mencapai ketinggian sekutar 15 meter.
Salah satu warga Desa Gabusan, Lasno membenarkan adanya letusan lumpur panas di Oro-oro Kesongo. "Letusan di Oro-oro Kesongo itu, terjadi pada Jumat (3/2/2023) siang, sekitar pukul 11.20 WIB," ungkapnya.
Lebih lanjut Lasno mengatakan, saat itu kondisi di kawasan Oro-oro Kesongo sedang sepi. Tidak ada warga yang beraktivitas. Sebelum meletus, terdengar suara gemuruh lalu terjadi letusan selama sekitar lima menit, disertai semburan lumpur.
Saat kejadian, kondisi di kawasan tersebut tengah sepi. Tidak nampak aktivitas warga di area tanah lapang tersebut. Dalam video yang beredar, terlihat lumpur hitam beberapa kali menyembur ke udara, disertai dengan kepulan asap putih.
"Kesongo aktif meneh (lagi) mas bro. Ya Allah," ujar warga yang merekam letusan di Oro-oro Kesongon tersebut. Saat terjadi letusan, lumpur hitam menyembur ke udara, hingga mencapai ketinggian sekutar 15 meter.
Baca Juga
Salah satu warga Desa Gabusan, Lasno membenarkan adanya letusan lumpur panas di Oro-oro Kesongo. "Letusan di Oro-oro Kesongo itu, terjadi pada Jumat (3/2/2023) siang, sekitar pukul 11.20 WIB," ungkapnya.
Lebih lanjut Lasno mengatakan, saat itu kondisi di kawasan Oro-oro Kesongo sedang sepi. Tidak ada warga yang beraktivitas. Sebelum meletus, terdengar suara gemuruh lalu terjadi letusan selama sekitar lima menit, disertai semburan lumpur.
(eyt)