Nekat Mudik ke Sleman, Dikarantina 5 Hari dan Tanggung Biaya Sendiri

Rabu, 28 April 2021 - 18:17 WIB
loading...
Nekat Mudik ke Sleman,...
Bupati Kustini mengimbau warga Sleman yang saat ini ada di perantauan agar mematuhi aturan pemerintah yakni tidak mudik lebaran. Foto: DOK/SINDONews
A A A
SLEMAN - Pemkab Sleman menghimbau agar warga Sleman di perantauan tidak mudik lebaran 2021 . Bagi yang nekat mudik , saat di Sleman akan dikarantina lima hari dan biayanya selama karantina ditanggung sendiri. Aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Bupati Sleman nomor 10/INSTR/ 2021.

Bupati Sleman Kustini mengatakan, warga Sleman yang saat ini ada di perantauan diharapkan agar mematuhi aturan pemerintah, yaitu tidak mudik. Bagi warga yang nekat mudik akan dikarantina mandiri 5x24 jam.

Baca juga: Nekat Mudik dan Tak Taat Protokol Kesehatan, Bakal Diisolasi di Rumah Hantu

Gugus tugas tingkat kalurahan sudah siap untuk pelaksanaan karantina ini.Terutama tempatnya. “Kalau di kalurahan tidak ada tempat karantina, bisa memanfaatkan home stay. Tapi, kemungkinan warga perantauan pada tidak pulang. Karena sudah nggak boleh,” katanya, Rabu (28/4/2021).

Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Harda Kiswaya mengatakan,untuk himbauan tidakmudik dan karantinainisudah disosialisasikan di masyarakat.Semuaposko COVID-19 kalurahan di Sleman juga sudahdiminta menyediakan tempat karantina.Sebab, belum semua kalurahan ada. Dari 86 Kalurahan di Sleman, baru 37 kalurahan yang sudah memiliki tempat karantina. Sisanya49 belum memiliki.

Baca juga:
Penyekatan di Wilayah Ngawi, Bupati: Tanpa Surat Tugas dan Keterangan Urgent Dilarang Masuk

“Mudik jelas nggak boleh. Kalau ketahuan mudik pas di jalan, diminta puter balik. Kalau sampai di Sleman, haruskarantina lima hari,” katanya.

Harda menjelaskan, tempat karantina merupakan bagian dari posko penangan COVID-19 dan penyediaannya bisa menggunakan dana desa.Untuk itu, sebelum larangan mudik6 Mei-17 Mei diterapkan, diharapkan seluruh kalurahan, sudahmenyediakan tempat untuk karantina.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Ahli Hukum Nilai Kasus...
Ahli Hukum Nilai Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Tak Bisa Dihukum jika Tidak Ada Mens Rea
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan...
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan Pelanggaran Pilkada Semestinya Diproses melalui Bawaslu
Keputusan Kejari Sleman...
Keputusan Kejari Sleman Menutup Perkara Hogi Minaya Dinilai Tepat
Sang Suami Dijadikan...
Sang Suami Dijadikan Tersangka Kasus Penjambret Tewas di Sleman, Istri Minta Keadilan
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Kejari Sleman Minta...
Kejari Sleman Minta Maaf dan Siap Hentikan Perkara Hogi Minaya
Rekomendasi
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Berita Terkini
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved