HUT Ke-11, Klub Motor Ini Berdayakan Nelayan di Pesisir Malang
Rabu, 23 Desember 2020 - 09:09 WIB
loading...
Suasana kegiatan komunitas motor Grave Digger saat merayakan anniversary di Malang akhir pekan lalu.Foto/ist
A
A
A
MALANG - Perayaan ulang tahun ke-11 klub motor Grave Digger diramaikan dengan berbagai kegiatan. Salah satunya pelatihan gratis teknik pengecatan kepada puluhan nelayan di pesisir Pantai Tamban, Malang, Jawa Timur.
Menurut Ketua Grave Digger Malang, Dimas Zakaria,pelatihan ini diikuti sekitar 10 peserta. Mendekati hari H, peserta membeludak mencapai 40-an peserta. Maklum saja, pemateri dalam pelatihan ini mayoritas adalah builders top Malang yang tergabung dalam klub motor spesialis chopper tersebut.
(Baca juga: Kurangi Risiko Penularan COVID-19, FK Unair Tarik Kembali PPDS dari Rumah Sakit Jejaring )
“Kebetulan juga nelayan kan peralatannya rawan karat seperti mesin perahu, motor, helm, jadi kami juga berikan pelatihan pengecatan anti karat, termasuk juga pengecatan untuk perahu,” kata Dimas yang merupakan pentolan Grave Digger, dalam rilisnya, Rabu (23/12/2020).
Ada belasan builders Grave Digger yang diterjunkan memberikan pelatihan selama dua hari penuh ini. selama dua hari itu dimanfaatkan oleh anak-anak muda setempat kemudian nelayan untuk menimba ilmu dari para ahlinya.
Menurut Ketua Grave Digger Malang, Dimas Zakaria,pelatihan ini diikuti sekitar 10 peserta. Mendekati hari H, peserta membeludak mencapai 40-an peserta. Maklum saja, pemateri dalam pelatihan ini mayoritas adalah builders top Malang yang tergabung dalam klub motor spesialis chopper tersebut.
(Baca juga: Kurangi Risiko Penularan COVID-19, FK Unair Tarik Kembali PPDS dari Rumah Sakit Jejaring )
“Kebetulan juga nelayan kan peralatannya rawan karat seperti mesin perahu, motor, helm, jadi kami juga berikan pelatihan pengecatan anti karat, termasuk juga pengecatan untuk perahu,” kata Dimas yang merupakan pentolan Grave Digger, dalam rilisnya, Rabu (23/12/2020).
Ada belasan builders Grave Digger yang diterjunkan memberikan pelatihan selama dua hari penuh ini. selama dua hari itu dimanfaatkan oleh anak-anak muda setempat kemudian nelayan untuk menimba ilmu dari para ahlinya.
Lihat Juga :