Pemberdayaan Ibu-ibu, Wanita Nelayan Ganjar Latih Bikin Keripik Sukun
Minggu, 23 Juli 2023 - 13:26 WIB
loading...
Wanita Nelayan Sadulur Ganjar melatih istri-istri nelayan mengolah sukun menjadi camilan berkualitas di Desa Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (22/7/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
PANGANDARAN - Wanita Nelayan Sadulur Ganjar melatih istri-istri nelayan Pangandaran mengolah sukun menjadi sebuah produk camilan berkualitas. Mereka juga membangun rumah produksi keripik sukun untuk menstimulasi kekuatan ekonomi bagi masyarakat.
Sukun merupakan salah satu buah yang populer dan mudah ditemukan. Selain enak, buah yang memiliki nama ilmiah Artocarpus Altilis ini juga kaya akan nutrisi.
"Di kegiatan hari ini tadi Wanita Nelayan Sadulur Ganjar itu melatih ibu-ibu istri nelayan untuk membuat keripik sukun karena di desa Legokjawa banyak sekali yang menanam tanaman sukun," kata Sekretaris Wanita Nelayan Sadulur Ganjar Legokjawa Ai Siti Rohimah di Desa Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (22/7/2023).
Rumah produksi itu dilengkapi sejumlah perlengkapan dapur seperti kompor, wajan, alat peniris minyak, dan lainnya. Hal ini diharapkan menjadi pusat produktivitas pembuatan keripik sukun dengan menyerap tenaga kerja ibu-ibu setempat.
Keripik sukun nantinya bakal dibungkus menggunakan desain dan model kemasan yang telah disediakan agar produk ini mampu menarik minat konsumen. Wanita Nelayan Sadulur Ganjar juga menyiapkan ketersediaan pasar untuk memasarkan produk tersebut.
Sukun merupakan salah satu buah yang populer dan mudah ditemukan. Selain enak, buah yang memiliki nama ilmiah Artocarpus Altilis ini juga kaya akan nutrisi.
"Di kegiatan hari ini tadi Wanita Nelayan Sadulur Ganjar itu melatih ibu-ibu istri nelayan untuk membuat keripik sukun karena di desa Legokjawa banyak sekali yang menanam tanaman sukun," kata Sekretaris Wanita Nelayan Sadulur Ganjar Legokjawa Ai Siti Rohimah di Desa Legokjawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (22/7/2023).
Rumah produksi itu dilengkapi sejumlah perlengkapan dapur seperti kompor, wajan, alat peniris minyak, dan lainnya. Hal ini diharapkan menjadi pusat produktivitas pembuatan keripik sukun dengan menyerap tenaga kerja ibu-ibu setempat.
Keripik sukun nantinya bakal dibungkus menggunakan desain dan model kemasan yang telah disediakan agar produk ini mampu menarik minat konsumen. Wanita Nelayan Sadulur Ganjar juga menyiapkan ketersediaan pasar untuk memasarkan produk tersebut.
Lihat Juga :