Demonstran Mulai Bergerak, Jalur Sidoarjo-Surabaya Macet

loading...
Demonstran Mulai Bergerak, Jalur Sidoarjo-Surabaya Macet
Para buruh berkumpul di Frontage Road Jalan A Yani sebelum beriringan menuju Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan dan Gedung Negara Grahadi. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
SURABAYA - Para peserta aksi demontrasi yang menolak Omnibus Law dari Sidoarjo sudah mulai memasuki Surabaya. Tercatat, jalur perbatasan mulai dari Gedangan, Buduran, Aloha sampai di Bundaran Waru padat.

(Baca juga: Hujan Tangis Warnai Prosesi Pemakaman Korban Pembunuhan)

Ribuanburuh itu berkumpul terlebih dahulu di Jalan A Yani sisi Frontage Road sisi barat. Mereka menunggu rombongan buruh lainnya yang masih tersendat di Gedangan serta Brebek. Rencananya mereka akan bertemu dengan rombongan buruh dari Surabaya, Gresik dan Pasuruan.

"Nanti bergerak bersama ke Grahadi dan Indrapura. Ini masih menunggu, sekitar pukul 12.00 berangkat," kata Sutrisna, salah satu buruh, Selasa (27/10/2020).



Sementara untuk buruh dari Surabaya, mereka berkumpul di depan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Dari arah Rungkut dan Karangpilang, mereka juga sudah mulai bergerak. Massa aksi rencananya tidak hanya di satu titik, mereka akan mendatangi Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan, Gedung Negara Grahadi serta di DPRD Jatim Jalan Indrapura.

(Baca juga: Remaja Ditemukan Penuh Luka, 2 Temannya Ditangkap Polisi)

Juru Bicara KSPI Jatim, Nurudin Hidayat menuturkan, massa aksi diperkirakan melibatkan sebanyak 15 ribu buruh dari berbagai kawasan industri di di berbagai kota sepeti Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Mojokerto dan Pasuruan. Setidaknya ada 16 serikat pekerja yang tegas menolak Omnibus Law.



"Kalau ditotal setodaknya ada 15 ribu buruh akan terlibat di aksi yang dipusatkan di kantor Gubernur Jalan Pahlawan. Nanti juga ada mahasiswa yang ikut bergabung bersama," katanya.

(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top