Mahasiswa Baubau Diduga Tertembak saat Demo, Polisi: Luka Akibat Benda Tumpul

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 08:24 WIB
loading...
Mahasiswa Baubau Diduga...
Seorang mahasiswa dilaporkan tertembak di lengan kirinya saat demo menolak Omnibus Law di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara Sultra).iNews TV/Eba
A A A
BAUBAU - Seorang mahasiswa dilaporkan tertembak di lengan kirinya saat demo menolak Omnibus Law di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara Sultra).

Korban bernama Nur Sya'ban yang merupakan wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Dayanu Ikhsanuddin itu diduga tertembak pada Jumat (9/10) saat demo berujung ricuh di DPRD Kota Baubau.

Menanggapi hal tersebut Polres Baubau menggelar konprensi pers memberikan klarifikasi soal dugaan penembakan mahasiswa Baubau saat demo penolakan Omnibus Law.

menurut polisi, saat bertugas pengamanan anggota yang bertugas tidak satupun yang membawa senjata api. Berdasarkan hasil konfirmasi kepolisian, korban diduga terluka akibat benda tumpul.

"Pakaian yang digunakan korban juga saat unjuk rasa tidak ada tanda-tanda tertembus peluru. Bila terkena tembakan peluru karet misalnya, pasti akan ditemukan proyektil yang bersarang di tubuhnya," ujar Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Tangkari.

Sementara itu, pihak dokter RS Murhum di Kota baubau, tempat korban di rawat mengatakan jika di tubuh korban tidak ada tanda-tanda peluru, dari hasil visum luka korban memiliki kedalaman 0,5 cm. (Baca: Dirawat 2 Minggu karena Positif COVID-19, Anggota DPRD Babel Meninggal).

"Dengan demikian luka yang dialami oleh korban adalah luka akibat hantaman benda tumpul, bukan terkena peluru," ujar dr Kenangan yang bertugas di RS Murhum.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituntut 2 Tahun Penjara,...
Dituntut 2 Tahun Penjara, Delpedro: Kami Hargai Kerja Keras Jaksa meski Buruk
Delpedro Cs Dituntut...
Delpedro Cs Dituntut 2 Tahun terkait Unggahan 19 Konten Media Sosial
Demo di Polda DIY Ricuh,...
Demo di Polda DIY Ricuh, Lemkapi: Tindakan Anarkis Rugikan Masyarakat
Demo di Polda DIY Ricuh,...
Demo di Polda DIY Ricuh, Mahasiswa Diminta Sampaikan Aspirasi secara Konstitusional
Polisi Pastikan 2 Kerangka...
Polisi Pastikan 2 Kerangka Manusia di Kwitang adalah Reno dan Farhan
Dua Kerangka Manusia...
Dua Kerangka Manusia di Kwitang Diduga Sudah Terkontaminasi
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
TPF LN HAM Dalami Unsur...
TPF LN HAM Dalami Unsur Sistematis Kericuhan Unjuk Rasa Agustus 2025
Admin Instagram Bekasi...
Admin Instagram Bekasi Menggugat Divonis 7 Bulan Penjara di Kasus Demo Agustus 2025
Rekomendasi
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Piala Dunia 2026: Meksiko...
Piala Dunia 2026: Meksiko Bidik Start Sempurna, Afrika Selatan Jadi Korban Pertama?
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Berita Terkini
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved