Polisi Dalami Otak Penyerangan di Pasar Kliwon Solo
Rabu, 12 Agustus 2020 - 23:56 WIB
loading...
Polisi bersenjata lengkap meredam amukan sekelompok orang di Pasar Kliwon, Kota Solo pada Sabtu (8/8/2020) petang. Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
SOLO - Penyidik Polresta Solo terus mengusut kasus penyerangan di Kecamatan Pasar Kliwon , Solo. Aktor intelektual terkait kasus itu masih didalami setelah lima orang yang diduga terlibat penyerangan, ditangkap.
Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak mengemukakan, tim penyidik gabungan dari Polresta Solo, Polda Jawa Tengah, dan Mabes Polri, telah mengamankan lima orang. (BACA JUGA: Polda DIY Segera Terapkan E-Tilang Pelanggar Lalu Lintas )
Hasil gelar perkara, empat orang ditetapkan tersangka. “Satu orang lagi masih kami dalami keterlibatannya dalam kasus yang terjadi,” kata Ade Safri Simanjuntak, Rabu (12/8/2020). (BACA JUGA: Pria di Semarang Setubuhi Anak Tiri di Rumah Istri )
Sedangkan otak penyerangan saat ini masih dikembangkan melalui orang orang yang telah berhasil ditangkap. “Kami akan terus buru pelaku lainnya sampai ke otak yang menggerakkan kelompok intoleran ini,” ujar Kapolresta. (BACA JUGA: Balita Ini Meninggal Dianiaya, Selingkuhan Ibunya Jadi Tersangka )
Dalam kasus kekerasan yang terjadi di Pasar Kliwon akhir pekan lalu tersebut, para tersangka memiliki peran sebagai penghasut, dan pelaku perusakan.
Pihaknya menegaskan tidak ada ruang bagi kelompok intoleran di Kota Solo, apalagi sampai melakukan kekerasan. Tindakan tegas dan terukur sesuai koridor hukum akan diterapkan.
Untuk itu, pihaknya kembali menghimbau bagi para pelaku lainnya untuk segera menyerahkan diri secepatnya. Beberapa nama telah dikantongi dan akan diburu sampai dimanapun.
Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak mengemukakan, tim penyidik gabungan dari Polresta Solo, Polda Jawa Tengah, dan Mabes Polri, telah mengamankan lima orang. (BACA JUGA: Polda DIY Segera Terapkan E-Tilang Pelanggar Lalu Lintas )
Hasil gelar perkara, empat orang ditetapkan tersangka. “Satu orang lagi masih kami dalami keterlibatannya dalam kasus yang terjadi,” kata Ade Safri Simanjuntak, Rabu (12/8/2020). (BACA JUGA: Pria di Semarang Setubuhi Anak Tiri di Rumah Istri )
Sedangkan otak penyerangan saat ini masih dikembangkan melalui orang orang yang telah berhasil ditangkap. “Kami akan terus buru pelaku lainnya sampai ke otak yang menggerakkan kelompok intoleran ini,” ujar Kapolresta. (BACA JUGA: Balita Ini Meninggal Dianiaya, Selingkuhan Ibunya Jadi Tersangka )
Dalam kasus kekerasan yang terjadi di Pasar Kliwon akhir pekan lalu tersebut, para tersangka memiliki peran sebagai penghasut, dan pelaku perusakan.
Pihaknya menegaskan tidak ada ruang bagi kelompok intoleran di Kota Solo, apalagi sampai melakukan kekerasan. Tindakan tegas dan terukur sesuai koridor hukum akan diterapkan.
Untuk itu, pihaknya kembali menghimbau bagi para pelaku lainnya untuk segera menyerahkan diri secepatnya. Beberapa nama telah dikantongi dan akan diburu sampai dimanapun.
Lihat Juga :