Gubernur Sumsel Tegaskan Dana Penanganan COVID-19 Tak Terbatas
Kamis, 02 Juli 2020 - 06:25 WIB
loading...
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. Foto/iNewsTV/Bambang Irawan
A
A
A
PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selata (Sumsel) Herman Deru terus berkonsentrasi untuk menekan penyebaran virus corona atau COVID-19 di masyarakat Sumsel.
“Tidak ada batas dana untuk COVID-19, meski demikian kucuran dana untuk itu harus dilakukan bertahap. Hal ini mengingat banyaknya kebutuhan Sumsel di sektor lainnya,” kata Herman Deru di Palembang, Rabu (1/7/2020). (Baca juga: Tertinggi di Sumatera, Kasus Positif COVID-19 Sumsel Capai 1.448 Jiwa )
Meski menyatakan tidak ada batasan untuk anggaran penanganan COVID-19 di Bumi Sriwijaya namun menurut Herman Deru tentunya masih ada pos-pos anggaran pembangunan untuk mempertahankan perekonomian Sumsel.
Saat ini tengah dibahas refocusing anggaran COVID-19 tahap II. Pada pada tahap pertama dari dana yang dialokasikan Rp136 miliar, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel sudah membelanjakan Rp76,4 miliar, baik itu untuk belanja apd maupun untuk intensif petugas medis.
“Ke depan untuk dana COVID-19 tahapII, diharapkan pemerintah dapat menambah alat ventilator. Sebab diketahui saat ini rumah sakit masih kekurangan alat tersebut,” kata Herman Deru.
“Tidak ada batas dana untuk COVID-19, meski demikian kucuran dana untuk itu harus dilakukan bertahap. Hal ini mengingat banyaknya kebutuhan Sumsel di sektor lainnya,” kata Herman Deru di Palembang, Rabu (1/7/2020). (Baca juga: Tertinggi di Sumatera, Kasus Positif COVID-19 Sumsel Capai 1.448 Jiwa )
Meski menyatakan tidak ada batasan untuk anggaran penanganan COVID-19 di Bumi Sriwijaya namun menurut Herman Deru tentunya masih ada pos-pos anggaran pembangunan untuk mempertahankan perekonomian Sumsel.
Saat ini tengah dibahas refocusing anggaran COVID-19 tahap II. Pada pada tahap pertama dari dana yang dialokasikan Rp136 miliar, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel sudah membelanjakan Rp76,4 miliar, baik itu untuk belanja apd maupun untuk intensif petugas medis.
“Ke depan untuk dana COVID-19 tahapII, diharapkan pemerintah dapat menambah alat ventilator. Sebab diketahui saat ini rumah sakit masih kekurangan alat tersebut,” kata Herman Deru.
Lihat Juga :