Tertinggi di Sumatera, Kasus Positif COVID-19 Sumsel Capai 1.448 Jiwa
Selasa, 16 Juni 2020 - 09:53 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/dok
A
A
A
PALEMBANG - Kasus positif COVID-19 di Sumsel menjadi yang tertinggi di Pulau Sumatera. Selain itu, Sumsel juga bertengger di peringkat tujuh seluruh Indonesia lantaran kasus positif Corona mencapai 1.448 orang.
Data Gugus Pusat COVID-19, Senin (15/6/2020), total 1.448 kasus di Sumsel berada di bawah Kalimantan Selatan pada peringkat keenam dengan 1.953 kasus. Meski termasuk tinggi, Gugus Tugas Sumsel menyebut grafik kasus mulai mengalami penurunan.
"Secara umum akhir-akhir ini kasus di Sumsel menurun, tapi memang belum sepenuhnya terkendali," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri.
Menurut dia, kasus konfirmasi positif masih terus bertambah setiap hari, seperti penambahan kasus baru terakhir yang mencapai 52 orang. Mereka berasal dari Kota Palembang yakni 39 orang, Musi Banyuasin 12 orang serta Banyuasin satu orang.
Namun, kabar baiknya kasus sembuh juga bertambah 15 orang, sehingga total sembuh di Sumsel menjadi 651 orang atau 45 persen. Sedangkan kasus meninggal secara keseluruhan berjumlah 57 kasus atau empat persen dari total kasus positif.
Data Gugus Pusat COVID-19, Senin (15/6/2020), total 1.448 kasus di Sumsel berada di bawah Kalimantan Selatan pada peringkat keenam dengan 1.953 kasus. Meski termasuk tinggi, Gugus Tugas Sumsel menyebut grafik kasus mulai mengalami penurunan.
"Secara umum akhir-akhir ini kasus di Sumsel menurun, tapi memang belum sepenuhnya terkendali," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri.
Menurut dia, kasus konfirmasi positif masih terus bertambah setiap hari, seperti penambahan kasus baru terakhir yang mencapai 52 orang. Mereka berasal dari Kota Palembang yakni 39 orang, Musi Banyuasin 12 orang serta Banyuasin satu orang.
Namun, kabar baiknya kasus sembuh juga bertambah 15 orang, sehingga total sembuh di Sumsel menjadi 651 orang atau 45 persen. Sedangkan kasus meninggal secara keseluruhan berjumlah 57 kasus atau empat persen dari total kasus positif.
Lihat Juga :