Kadinkes Payakumbuh Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana COVID-19

Jum'at, 26 November 2021 - 07:35 WIB
Kadinkes Payakumbuh Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana COVID-19
Kajari Payakumbuh, Suwarsono saat memberikan keterangan terkait dugaan korupsi dana penanganan COVID-19. Foto/iNews TV/Agung Sulistyo
A A A
PAYAKUMBUH - Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Payakumbuh, akhirnya menetapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Payakumbuh, berinisial BKZ menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dana COVID-19.

Baca juga: Dikawal Polisi Bersenjata, Jaksa Geledah Balai Desa Cari Bukti Dugaan Korupsi Bansos COVID-19

Penetapan tersangka ini dilakukan, setelah tim penyidik Kejari Payakumbuh, melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, dan menggeledah tiga instansi di Pemkot Payakumbuh, Sumatera Barat.



Nilai kerugian negara akibat dugaan korupsi ini, menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Payakumbuh, Suwarsono, mencapai ratusan juta rupiah. "Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, BKZ sempat menjalani pemeriksaan selama empat jam," tuturnya.

Baca juga: Mengerikan! Ibu Muda di Sukabumi Nekad Tabrakkan Diri ke Kereta hingga Kepalanya Terlepas



Ada sebanyak 22 pertanyaan diajukan penyidikan Kejari Payakumbuh, terkait dugaan penyelewengan dana COVID-19 dalam pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tahun anggaran 2020.

"Tim penyidik Kejari Payakumbuh, telah memiliki empat alat bukti yang lengkap, dan kerugian sampai saat ini mencapai ratusan juta rupiah. Kami akan melakukan penghitungan secara lebih rinci," tegas Suwarsono.

Baca juga: Kecanduan Sabu dan Tak Punya Uang, 2 Pria di Palembang Nekat Bobol Rumah Warga

Saat keluar dari ruangan pemeriksaan Kejari Payakumbuh, pada Kamis (25/11/2021) petang, tersangka BKZ memilih untuk enggan berkomentar terkait penetapannya sebagai tersangka dugaan korupsi dana COVID-19, dan menyerahkan ke penasehat hukumnya.

Kuasa hukum BKZ, Setya Budi mengatakan, dalam pemeriksaan yang dilakukan penyidik Kejari Payakumbuh, BKZ sangat kooperatif menjawab 22 pertanyaan yang diajukan. Tersangka juga tidak ditahan, karena masih berstatus sebagai Satgas COVID-19 Kota Payakumbuh.
(eyt)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1071 seconds (10.55#12.26)