Jual 2 ABG Bertarif Rp350 Ribu Sekali Kencan, 6 Mucikari di Makassar Digerebak Polisi

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 01:36 WIB
loading...
Jual 2 ABG Bertarif...
Enam mucikari dan dua cewek ABG diamankan polisi atas dugaan prostitusi online di sebuah hotel di Kota Makassar.Foto/Leo M Nur
A A A
MAKASSAR - Jaringan prostitusi online di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, digerebak tim gabungan di salah satu hotel, Jumat (26/8/2022) malam. Enam pria yang diduga mucikari bersama dua perempuan di bawah umur yang hendak dijual ditangkap.

Tim gabungan dari Polsek Ujung Pandang dan unit PPA Polrestabes Makassar menciduk delapan orang, terdiri 6 pria mucikari dan dua anak di bawah umur yang akan dijadikan budak nafsu lelaki hidung belang.

"Penggeberekan ini kita lakukan di sebuah hotel di Jalan Penghibur. Penggerebekan ini setelah kami menerima laporan dari masyarakat yang curiga dengan aktivitas para remaja di hotel," kata Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS.

Baca juga: Detik-detik Masril Pengunggah Kasus Ferdy Sambo di TikTok Menghirup Udara Bebas

Hasil pemeriksaan awal, keenam pria tersebut diduga sebagai mucikari yang menawarkan dua gadis ini ke pria hidung belang melalui media sosial. "Kami menyita barang bukti sembilan HP berisi percakapan transaksi prostitusi online," tambahnya.

Kedua gadis bawah umur ini ditawarkan dengan harga Rp350 ribu sekali kencan. Para mucikari ini mendapatkan keuntungan Rp50 ribu dari setiap transaksi yang dihasilkan.

"Hingga kini, kami masih melakukan pemeriksaan terhadao enam terduga mucikari dan dua remaja," imbuhnya. Jika terbukti, mereka terancam pasal seperti diatur dalam UU Perlindungan Anak.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anak di Bawah Umur Dibatasi...
Anak di Bawah Umur Dibatasi Main Medsos, Pramono: Demi Kebaikan Bersama
3 Anak Tersesat di Pelabuhan...
3 Anak Tersesat di Pelabuhan Priok, Pamapta Gerak Cepat Pulangkan ke Cikarang
Polisi Sebut Terapis...
Polisi Sebut Terapis Wanita Tewas di Pejaten Pernah Kerja di Bali
Terapis Tewas di Pejaten...
Terapis Tewas di Pejaten Ternyata Lamar Kerja Pakai KTP Kerabat, Kok Bisa?
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Polisi Bongkar Kasus...
Polisi Bongkar Kasus Eksploitasi Anak yang Pelakunya Napi Lapas Cipinang
200 Ribu Anak Terpapar...
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, 80 Ribu di Antaranya di Bawah 10 Tahun
Komdigi Gandeng 5 Kementerian,...
Komdigi Gandeng 5 Kementerian, Siap Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Ini Alasan Pemerintah...
Ini Alasan Pemerintah Melarang Anak Usia di Bawah 16 Tahun Mengakses Media Sosial
Rekomendasi
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Berita Terkini
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved