KSAD Dudung Dikukuhkan Jadi Duta Bapak Asuh Stunting Indonesia

Rabu, 29 Juni 2022 - 22:47 WIB
loading...
KSAD Dudung Dikukuhkan Jadi Duta Bapak Asuh Stunting Indonesia
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyematkan selendang Duta Bapak Asuh Anak Stunting kepada KSAD Jenderal Dudung Abdurachman pada Harganas di Sleman, Yogyakarta, Rabu (29/6/2022). Foto: iNews/Kuntadi
A A A
SLEMAN - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dikukuhkan sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting pada Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Sleman , Yogyakarta, Rabu (29/6/2022).

Usai dikukuhkan, KSAD berjanji akan menggerakkan seluruh kekuatan TNI AD untuk mendukung penanganan stunting.

Secara simbolis pengukuhan dilakukan oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo dengan menyematkan selendang Duta Bapak Asuh Anak Stunting. Penyematan selendang itu sekaligus menandai program Bapak Asuh Anak Stunting.

Baca juga: Seminar TNI Rekomendasikan Perubahan Doktrin Kartika Eka Paksi, Ini Kata KSAD Jenderal Dudung

Hasto Wardoyo mengatakan, pemilihan KSAD Dudung sebagai Bapak Asuh Anak Stunting melalui serangkaian pertimbangan. Hal ini tidak lepas dari kinerja dan responsnya terhadap kondisi stunting di Indonesia.



"Pak KSAD ini yang pertama kali untuk mentaking over, berani mengatakan bahwa saya akan membantu untuk anak-anak stunting dan kemudian beliau secata riil membantu taking over anak stunting yang jumlahnya tidak sedikit di Indonesia," kata Hasto.

Selain itu, beberapa program yang disampaikan KSAD juga sangat bagus dalam mendukung penanganan stunting. Salah satunya program air bersih dan jambanisasi yang terus digerakkan.

Usai dikukuhkan, Jenderal Dudung langsung memerintahkan jajaran TNI AD untuk mendukung program percepatan penurunan stunting.

Baca juga: Ketua PBNU Doakan Jenderal Dudung Amanah Memimpin TNI

“Saya akan minta laporan secara signifikan per Koramil, per Kodim, per Kodam, bagaimana upaya-upaya peningkatan, baik upaya internal dalam penanganan stunting,” katanya.

Langkah yang akan dilakukan di antaranya dengan menanam di lahan nonproduktif menjadi produktif, kemudian hasilnya berikan kepada masyarakat.

KSAD Dudung menjelaskan, gelar Duta Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia memiliki tantangan yang berat. Namun dia berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat mengenai pencegahan stunting dalam setiap kegiatan yang dijalaninya.

Baca juga: Polda DIY Nyatakan Berkas Kasus Dugaan Korupsi di RSUD Wonosari P21

TNI AD sebelumnya sudah secara masif melakukan kegiatan bersama masyarakat, untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Mulai dari penanaman pohon kelor hingga memberikan bantuan makanan kepada keluarga berisiko stunting.

“Jika semua pihak bersinergi, maka target penurunan stunting 14 persen I 2024 akan tercapai. Bahkan bisa turun 10 persen dalam dua tahun,” katanya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1442 seconds (11.252#12.26)