Terungkap! Polwan Gadungan di Padang Lawas Utara Baru 1 Bulan Kenalan dengan Korban

Selasa, 07 Juni 2022 - 22:18 WIB
loading...
Terungkap! Polwan Gadungan di Padang Lawas Utara Baru 1 Bulan Kenalan dengan Korban
Tersangka FS, Polwan gadungan yang menipu warga di Padang Lawas Utara, Sumatera Utara diamankan di Polres Tapanuli Selatan. Foto/SINDOnews/Zia Nasution
A A A
PADANG LAWAS UTARA - FS (23) wanita yang mengaku sebagai polisi wanita (Polwan) dan mengelabui korban ternyata baru berkenalan sejak akhir April 2022 lalu. Pelaku dan korban berkenalan di Lingkungan VII, Desa Kampung Banjir, Kelurahan Pasar Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, Padang Lawas Utara, Sumatera Utara.

Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Roman Smaradhana Elhaj mengatakan, pelaku yang mengaku sebagai Polwan tersebut baru berkenalan dengan korban Aminah Harahap (35) dan mendatangi rumahnnya.

Baca juga: Mengaku Bisa Keluarkan Tahanan, Polwan Gadungan Tipu Warga Belasan Juta

"Pelaku mengaku mulai berkenalan dengan korbannya sejak akhir April lalu dengan mendatangi korban di rumahnya," ujarnya, Selasa (7/6/2022).

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan sesuai dengan hasil pemeriksaan kepada pelaku, wanita yang mengaku-ngaku Polwan itu menyebutkan hanya 1 orang korban yang dikelabui.

"Korban dari pelaku yang mengaku sebagai Polwan hanya 1 orang,"ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Wanita berinisial, FS (23), asal Dusun V, Desa Bagan Bilah, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhan Batu Utara ini benar-benar tidak tahu malu.

Baca juga: Terungkap, Ternyata Hari Setiawan Dibunuh Pasangan Homonya karena Cemburu Sudah Beristri

Betapa tidak, wanita berstatus mahasiswa berstatus ini mengaku-ngaku polisi wanita (Polwan) yang berdinas di Polres Tapanuli Selatan (Tapsel).

Informasi dihimpun, aksi penipuan yang dilakukan FS, berawal saat dirinya datang ke rumah Aminah Harahap (35) yang ada di Lingkungan VII, Desa Kampung Banjir, Kelurahan Pasar Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara, sekira April 2022 lalu.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1665 seconds (11.252#12.26)