2 Perompak Sadis Spesialis Kapal Penumpang Tak Berkutik Diringkus Polisi
Jum'at, 03 Juni 2022 - 15:50 WIB
loading...
Dua perompak kapal penumpang di perairan Kota Medan, berhasil diringkus anggota Ditpolairud Polda Sumut. Foto/iNews TV/Yudha Bahar
A
A
A
MEDAN - Anggota Ditpolairud Polda Sumut, berhasil meringkus dua pria berinisial MA (35), dan BP (34). Keduanya merupakan perompak sadis spesialis kapal penumpang, yang selalu beraksi dengan bersenjatakan parang.
Baca juga: Laksamana Muda John Lie, Si 'Hantu' Selat Malaka yang Selalu Lolos dari Kepungan Belanda
MA dan BP sering melancarkan aksinya di perairan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. Dalam setiap aksinya, modus kedua pelaku perompakan adalah dengan meminta bahan bakar minyak (BBM), lalu mengancam nahkoda kapal, dan menguras barang berharga milik para penumpang.
Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sumut, Kompol P. G. Silaban mengatakan, kedua pelaku spesialis perompak kapal penumpang tersebut, berhasil diringkus di rumahnya di kawasan Kampung Nelayan Seberang.
Baca juga: Bayi Laki-laki Dibuang Dekat Saluran Irigasi, Diduga Hasil Hubungan Gelap
"Kami berhasil menangkap pelaku, bersama sejumlah barang bukti hasil perompakan. Yakni satu unit perahu dan dua buah parang yang digunakan saat melakukan perompakan, serta ponsel milik nahkoda kapal, dan sebuah kalung emas milik penumpang," tuturnya.
Baca juga: Laksamana Muda John Lie, Si 'Hantu' Selat Malaka yang Selalu Lolos dari Kepungan Belanda
MA dan BP sering melancarkan aksinya di perairan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. Dalam setiap aksinya, modus kedua pelaku perompakan adalah dengan meminta bahan bakar minyak (BBM), lalu mengancam nahkoda kapal, dan menguras barang berharga milik para penumpang.
Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sumut, Kompol P. G. Silaban mengatakan, kedua pelaku spesialis perompak kapal penumpang tersebut, berhasil diringkus di rumahnya di kawasan Kampung Nelayan Seberang.
Baca juga: Bayi Laki-laki Dibuang Dekat Saluran Irigasi, Diduga Hasil Hubungan Gelap
"Kami berhasil menangkap pelaku, bersama sejumlah barang bukti hasil perompakan. Yakni satu unit perahu dan dua buah parang yang digunakan saat melakukan perompakan, serta ponsel milik nahkoda kapal, dan sebuah kalung emas milik penumpang," tuturnya.
Lihat Juga :