Brutal! 20 Orang Tak Dikenal Siram Satu Keluarga Pakai Air Keras hingga Wajah Melepuh

Jum'at, 03 Juni 2022 - 14:13 WIB
loading...
Brutal! 20 Orang Tak Dikenal Siram Satu Keluarga Pakai Air Keras hingga Wajah Melepuh
Sebanyak tujuh orang yang masih satu keluarga, jadi korban penyiraman air keras. Foto/SINDOnews/Mohammad David
A A A
PALEMBANG - Aksi brutal dilakukan sekitar 20 orang tak dikenal, pada Kamis (2/6/2022) malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Mereka melakukan penyiraman air keras di Jalan KI Merogan, Lorong Banten, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang.

Baca juga: Sadis! Kakak Tega Siram Air Keras Wajah Adik hingga Melepuh

Akibat serangan brutal pakai air keras tersebut, mengakibatkan tujuh orang dalam satu keluarga mengalami luka parah. Kulit badan dan wajah para korban penyiraman air keras tersebut melepuh.



Ketujuh orang korban penyiraman air keras diketahui bernama Astari (63), Astri (45), M. Sarani (13), Masnoni (42), Deni (18), Zamzam (52) dan Meni (54). Mereka diserang 20 orang tak dikenal, saat duduk-duduk santai di depan rumah.

Baca juga: Detik-detik Penggerebekan Kades Pulutan saat Selingkuhi Istri Tetangga

Pelaku yang berjumlah sekitar 20 orang, tiba-tiba saja datang dan langsung melakukan penyerangan menggunakan air keras, kayu, dan pisau. "Awalnya saya dan anak-anak ada di rumah, namun suami saya ada di depan. Lalu, saya menyusulnya ke depan dan melihat rombongan pelaku membawa bungkusan," ujar Masnoni, Jumat (3/6/2022).

Masnoni yang turut terluka dalam serangan brutal menggunakan air keras tersebut, menyebut, para pelaku tiba-tiba masuk ke dalam rumah dan langsung menyiramkan cairan yang langsung terasa panas dan perih ketika mengenai kulit.

Baca juga: Kades Pulutan Digerebek Warga saat Selingkuh, Pelaku Sering Mengendap-endap Masuk Rumah Istri Orang

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi membenarkan adanya kejadian penyerangan brutal menggunakan air keras tersebut. "Anggota kita masih menyelidiki aksi kekerasan brutal tersebut," tegasnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2471 seconds (11.97#12.26)