Malioboro Antisipasi Lonjakan Pengunjung Sambut Nataru
Jum'at, 19 November 2021 - 18:22 WIB
loading...
Pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 di Kawasan Malioboro, Pemerintah Kota Yogyakarta menerapkan One Gate Sistem dan Aplikasi Sugeng Rawuh.
A
A
A
JOGJAKARTA - Mengantisipasi meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, di Kawasan Malioboro, Pemerintah Kota Yogyakarta menerapkan One Gate Sistem dan Aplikasi Sugeng Rawuh. Kebijakan ini bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, meskipun capaian vaksinasi di Kota Yogyakarta sudah tuntas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya mengatakan, menjelang libur Natal dan Tahun Baru, agar protokol kesehatan tetap berjalan dengan baik, pemerintah Kota Yogyakarta sudah melakukan berbagai persiapan, salah satunya ialah dengan mengembangkan manajemen trasportasi bus wisata yang dinamakan One Gate Sistem.
“One Gate Sistem yang diluncurkan sejak 23 Oktober 2021 itu mengharuskan semua angkutan wisata melewati Terminal Giwangan. Sistem diberlakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyaraka, dan juga untuk menghindari kemancetan,” katanya (Rabu 17/11/2021).
Kepela Dishub Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, mengatakan One Gate System atau sistem satu pintu ini mengharuskan bus-bus yang datang transit di Terminal Giwangan untuk pemeriksaan kelengkapan dokumen, terutama kelengkapan dokumen kesehatan para penumpangnya, salah satunya adalah bukti vaksin.
“Bus akan diperiksa bukti kelayakan kendaraan dan juga dokumen kesehatan para penumpang, di antaranya adalah bukti vaksin minimal dosis pertama,” katanya (Kamis, 18/11/2021).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya mengatakan, menjelang libur Natal dan Tahun Baru, agar protokol kesehatan tetap berjalan dengan baik, pemerintah Kota Yogyakarta sudah melakukan berbagai persiapan, salah satunya ialah dengan mengembangkan manajemen trasportasi bus wisata yang dinamakan One Gate Sistem.
“One Gate Sistem yang diluncurkan sejak 23 Oktober 2021 itu mengharuskan semua angkutan wisata melewati Terminal Giwangan. Sistem diberlakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyaraka, dan juga untuk menghindari kemancetan,” katanya (Rabu 17/11/2021).
Kepela Dishub Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, mengatakan One Gate System atau sistem satu pintu ini mengharuskan bus-bus yang datang transit di Terminal Giwangan untuk pemeriksaan kelengkapan dokumen, terutama kelengkapan dokumen kesehatan para penumpangnya, salah satunya adalah bukti vaksin.
“Bus akan diperiksa bukti kelayakan kendaraan dan juga dokumen kesehatan para penumpang, di antaranya adalah bukti vaksin minimal dosis pertama,” katanya (Kamis, 18/11/2021).
Lihat Juga :