Berhasil Turunkan COVID-19 hingga Nol Kasus, Gubernur Sumbar: Berkat Kerja Bersama

Selasa, 16 November 2021 - 18:43 WIB
loading...
Berhasil Turunkan COVID-19 hingga Nol Kasus, Gubernur Sumbar: Berkat Kerja Bersama
Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi. (Ist)
A A A
PADANG - Sumatera Barat mencatat tak ada penambahan kasus baru positif COVID-19 , pada Senin (15/11/2021). Jumlah kesembuhan pun dilaporkan kembali bertambah dengan adanya 4 pasien yang dinyatakan sembuh dan tidak ada yang meninggal dunia.

Capaian ini merupakan pertama kalinya setelah lebih 20 bulan atau sejak pertama kali kasus konfirmasi Positif COVID-19 ditemukan di Sumbar 26 Maret 2020 silam.

Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi mengapresiasi keberhasilan ini. Dia menyebut hal ini terjadi berkat kerja bersama semua pihak yang telah bekerja keras.

"Saya mengucapkan terima kasih pada semua pihak terkait penanganan COVID-19 di Sumbar. Kepada TNI Polri, Forkopimda, tenaga medis, tokoh-tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Sumbar sehingga kita bisa mencapai pada titik zero penambahan kasus positif," ujar gubernur.

Lebih lanjut gubernur mengajak semua pihak untuk terus mendorong optimalisasi vaksinasi melalui gerakan Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) agar capaian vaksinasi bisa terus meningkat sehingga herd immunity bisa tercapai.

"Jangan lupa untuk tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Jangan kendor, sebab pandemi ini belum hilang. Dan jangan lupa vaksin bagi yang belum," tambah Buya Mahyeldi. Baca: Sekeluarga di Jambi Nekat Jadi Kurir Ekstasi Superman dan Sabu.

Dalam rilis data terakhir Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sumbar per Senin (15/11/2021), menerangkan dari 196 sampel diperiksa (Padang 89 sampel, SPH 107 sampel), tidak ada terkonfirmasi positif. Kesembuhan pasien COVID-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 4 orang. Baca Juga: Beredar Hoax OPM Bakar Pos TNI dan Tembak Mati Tentara.



Sementara itu, data Dinas Kesehatan Sumbar Per tanggal 15 November pukul 20.00 WIB vaksinasi dosis 1 Sumbar sudah mencapai 2.066.578 suntikan atau mencapai 46,88 persen dari 4.408.509 sasaran vaksin.
(nag)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2743 seconds (11.97#12.26)