Heroik! Kaum Padri Pukul Mundur Penjajah dan Tewaskan Kapten Belanda
Kamis, 06 Februari 2025 - 10:34 WIB
loading...
Rakyat Sumatera Barat melakukan perlawanan besar-besaran terhadap Belanda. Pihak kompeni yang kewalahan mengerahkan pasukan bantuan dari Pulau Jawa yang saat itu tengah tempur menghadapi Pangeran Diponegoro. Foto: Ist
A
A
A
RAKYAT Sumatera Barat melakukan perlawanan besar-besaran terhadap Belanda. Pihak kompeni yang kewalahan mengerahkan pasukan bantuan dari Pulau Jawa yang saat itu tengah tempur menghadapi Pangeran Diponegoro.
Belanda menganggap penting menaklukkan wilayah Sumatera Barat dengan cepat demi memfokuskan ke Perang Jawa.
Baca juga: Sejarah Perang Padri, Taktik Licik Kolonialisme Belanda untuk Kuasai Minangkabau
Tambahan tentara dari Batavia ini juga dilengkapi persenjataan meriam dan mortir serta senjata canggih lainnya. Pasukan ini ditempatkan di berbagai pos dan benteng Belanda untuk mengadakan serangan ke daerah pedalaman Sumatera Barat.
Pertahanan Kaum Padri di sebelah utara Tanjung Alam menjadi tujuan terlebih dahulu serangan Belanda. Pada 22 Juli 1833 serangan Belanda malah membuat kapten pasukan Belanda tewas sebagaimana dikisahkan dari "Sejarah Nasional Indonesia IV : Kemunculan Penjajahan di Indonesia".
Belanda menganggap penting menaklukkan wilayah Sumatera Barat dengan cepat demi memfokuskan ke Perang Jawa.
Baca juga: Sejarah Perang Padri, Taktik Licik Kolonialisme Belanda untuk Kuasai Minangkabau
Tambahan tentara dari Batavia ini juga dilengkapi persenjataan meriam dan mortir serta senjata canggih lainnya. Pasukan ini ditempatkan di berbagai pos dan benteng Belanda untuk mengadakan serangan ke daerah pedalaman Sumatera Barat.
Pertahanan Kaum Padri di sebelah utara Tanjung Alam menjadi tujuan terlebih dahulu serangan Belanda. Pada 22 Juli 1833 serangan Belanda malah membuat kapten pasukan Belanda tewas sebagaimana dikisahkan dari "Sejarah Nasional Indonesia IV : Kemunculan Penjajahan di Indonesia".
Lihat Juga :