Dituduh Ingin Pecah Negara AS oleh Mantan Menhan, Ini Reaksi Trump

Kamis, 04 Juni 2020 - 17:11 WIB
loading...
Dituduh Ingin Pecah...
Dituduh Ingin Pecah Negara AS oleh Mantan Menhan, Ini Reaksi Trump
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump angkat bicara mengenai kritikan yang dilontarkan mantan Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis. Mattis menuduh Presiden Donald Trump berusaha memecah belah AS.

Trump melalui akun Twitternya melemparkan kritikan balik terhadap Mattis. Trump mengatakan, Mattis tidak bisa bekerja dan dia sangat senang telah memecat pria yang dijuluki "Mad Dog" tersebut.

"Mungkin satu-satunya kesamaan yang dimiliki Barack Obama dan saya adalah bahwa kami berdua mendapat kehormatan memecat Jim Mattis, Jenderal yang paling dibesar-besarkan di dunia. Saya meminta surat pengunduran dirinya dan merasa senang karenanya. Nama panggilannya adalah "Chaos", yang tidak saya sukai dan diubah menjadi "Mad Dog"," kicau Trump.

"Kekuatan utamanya bukanlah militer, tetapi pencitraan diri. Saya memberinya kehidupan baru, hal-hal yang harus dilakukan, dan pertempuran untuk menang, tetapi dia jarang "membawa pulang daging". Saya tidak suka gaya "kepemimpinan" atau banyak hal lain tentang dia, dan banyak orang lain setuju. Senang dia pergi!" sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (04/06/2020). (Baca: Mantan Polisi Terdakwa Pembunuh George Floyd Dapat Pengacara Baru)

Sebelumnya, Mattis menyebut Trump sebagai presiden pertama yang pernah dia lihat, yang tidak mencoba menyatukan orang-orang Amerika. "Bahkan berpura-pura untuk mencoba pun tidak. Sebagai gantinya, dia mencoba memecah belah kita," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Kontras Terima Laporan...
Kontras Terima Laporan 10 Orang Hilang di Jakarta dan Jabar saat Demo Ricuh, Ini Daftarnya
Aksi Demo Penolakan...
Aksi Demo Penolakan Kenaikan PBB 300 Persen di Bone Rusuh
Pasca Kerusuhan di Siak,...
Pasca Kerusuhan di Siak, APHI Riau: Pemegang PBPH Tak Bisa Serahkan Lahan Sembarangan
Pasca Amuk Massa di...
Pasca Amuk Massa di Tumang, Bupati Siak Siap Diperiksa Polisi
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved