Ambulans Pengangkut Jenazah Positif Corona Lewat, Jalan Diseterilkan
Jum'at, 29 Mei 2020 - 08:35 WIB
loading...
Anggota Polsek Kaliori, Kabupaten Rembang membawa alat pengeras suara, untuk mensterilkan jalur menuju makam. FOTO : MNC Media/Musyafa Musa
A
A
A
REMBANG - Dengan menggunakan pengeras suara, anggota Polsek Kaliori, Kabupaten Rembang meminta warga masuk ke dalam rumah, di sepanjang jalan kampung yang dilalui mobil ambulans pembawa jenazah pasien positif COVID-19 , Kamis (28/05/2020) tengah malam.
Kapolsek Kaliori, Iptu Sunarto menjelaskan, langkah tersebut untuk mencegah kerumunan warga yang ingin menyaksikan dari dekat. Begitu jenazah tiba dari rumah sakit umum daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang, Kamis (28/5/2020) sekira pukul 23.30 WIB Kamis malam, jenazah langsung dimakamkan.
“Jadi jalurnya kita sterilkan, jangan sampai banyak yang ambil foto di pinggir jalan. Makanya kita minta untuk masuk ke dalam rumah, “ kata Kapolsek.
Iptu Sunarto menambahkan, warga yang boleh masuk ke dalam area makam, hanya mereka yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Sedikitnya 12 orang yang tediri dari tenaga kesehatan, anggota Satuan Sabhara Polres Rembang dan relawan membantu proses pemakaman jenazah.“Sebelumnya kami juga lakukan pengamanan penggalian makam, sampai pemakaman selesai, “ tandasnya.
Sementara itu Camat Kaliori, Harjono menyatakan, tidak ada penolakan dari masyarakat, terkait pemakaman jenazah positif COVID-19 tersebut.“Alhamdulilah lancar, warga desa menerima dengan baik, karena demi kebersamaan dan rasa cinta Tanah Air. Kebetulan pihak puskesmas, polsek dan Koramil ikut membantu, “ ungkap Camat.
Kapolsek Kaliori, Iptu Sunarto menjelaskan, langkah tersebut untuk mencegah kerumunan warga yang ingin menyaksikan dari dekat. Begitu jenazah tiba dari rumah sakit umum daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang, Kamis (28/5/2020) sekira pukul 23.30 WIB Kamis malam, jenazah langsung dimakamkan.
“Jadi jalurnya kita sterilkan, jangan sampai banyak yang ambil foto di pinggir jalan. Makanya kita minta untuk masuk ke dalam rumah, “ kata Kapolsek.
Iptu Sunarto menambahkan, warga yang boleh masuk ke dalam area makam, hanya mereka yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Sedikitnya 12 orang yang tediri dari tenaga kesehatan, anggota Satuan Sabhara Polres Rembang dan relawan membantu proses pemakaman jenazah.“Sebelumnya kami juga lakukan pengamanan penggalian makam, sampai pemakaman selesai, “ tandasnya.
Sementara itu Camat Kaliori, Harjono menyatakan, tidak ada penolakan dari masyarakat, terkait pemakaman jenazah positif COVID-19 tersebut.“Alhamdulilah lancar, warga desa menerima dengan baik, karena demi kebersamaan dan rasa cinta Tanah Air. Kebetulan pihak puskesmas, polsek dan Koramil ikut membantu, “ ungkap Camat.
Lihat Juga :