Kisah Sukses Pemuda Surabya Ben Gun Bangun Bisnis Online Aksesoris Fashion

Jum'at, 18 Juni 2021 - 06:49 WIB
loading...
Kisah Sukses Pemuda Surabya Ben Gun Bangun Bisnis Online Aksesoris Fashion
Benny Gunawan (tengah) dalam suatu kesempatan bertemu teman dan sahabatnya Surabaya. Foto/Ist.
A A A
SURABAYA - Memulai bisnis dari internet dengan memanfaatkan media sosial, masih menjadi peluang yang menarik. Sudah banyak contoh pengusaha muda yang sukses dengan bisnis melalui dunia maya ini.

Baca juga: Aksesori Fungsional untuk Pecinta Hermes

Salah satu contohnya Benny Gunawan. Pemuda asal Surabaya, Jawa Timur, yang juga seorang Influencer ini kini tengah menjalani profesinya sebagai pebisnis muda yang sukses mendirikan brand-nya dibidang aksesoris fashion yang berlokasi di Kota Surabaya.



Pada tahun 2015 bersama rekannya, Heriyanto, Ben Gun sapaan akrab Benny Gunawan membangun brand bernama Banana Accessories yang tengah naik daun di kalangan anak kecil, remaja dan juga dewasa.

Baca juga: Gempar, Bandar Narkoba Bersenjata AK47 dan M16 Diringkus Saat Bawa 89 Kg Sabu

Ben menceritakan awal mula mendirikan Banana accessories ini, karena dia ingin memiliki brand akan tetapi bukan hanya orang yang suka sama Ben saja yang bisa beli, tapi orang yang tidak tahu Ben pun bisa beli karena model yang bagus, dan memiliki bahan yang berkualitas.

Pada awal perilisan Banana assesoris ini, tidak semua orang sadar bahwa selain baju yang kita kenakan, kita juga bisa mempercantik penampilan kita dengan menambahkan aksesoris juga, seperti kalung, headpiece, dan lain-lain.

Baca juga: Janda Seksi Jualan Sabu, Ditangkap Saat Layani 2 Pasangan Kekasih Lakukan Pesta Terlarang

Dengan berkembangnya waktu Ben melakukan inovasi pada model, bahan dan kualitas produk aksesorisnya . " Aksesoris yang lagi trend sekarang adalah hesdpiece, headpiece adalah hiasan kepala yang dibuat untuk memperindah penampilan kita, modelnya beragam dari yang casual sampai glamour," kata dia.

Untuk yang glamour Ben menggunakan bahan kain dan pernak pernik import, sehingga tampilannya bisa lebih memukau. Selain headpiece, kalung, gelang dan anting etnik masih sangat di gemari, untuk aksesoris etnik , Ben menggunakan bahan lokal yang didapatkan dari beberapa kota di Indonesia yaitu Bali dan Jogja.

Baca juga: Sandiaga Uno: Rammang-rammang Masih Tidur, Harus Dibangun untuk Ungkap Pesonanya

Sampai sekarang sudah enam tahun usaha aksesoris ini berjalan, dan Ben ingin mengembangkan usahanya di beberapa kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, dan Semarang. Dikarenakan adanya pandemi ini, rencana pengembangan menjadi tertunda. Selama pandemi ini sementara toko offline ditutup untuk menghindari penularan COVID-19, dan hanya melayani penjualan online melalui onlineshop.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1987 seconds (11.210#12.26)