McDonald's Kediri Disegel, 3 Hari Dilarang Jualan Akibat Ada Kerumunan Promo BTS Meal
Rabu, 09 Juni 2021 - 20:37 WIB
loading...
Gerai McDonalds Kediri, disegel setelah promo BTS Meal timbulkan kerumunan. Foto/Ist.
A
A
A
KEDIRI - Selama tiga hari ke depan gerai McDonald's di Kota Kediri, dilarang berjualan. Polres Kediri Kota, memutuskan menutup paksa restoran cepat saji tersebut setelah terjadi kerumunan akibat promo BTS Meal .
Baca juga: Promo Menu Spesial BTS Meal Jadi Pemicu Kerumunan, MCD Kota Serang Dapat Teguran Keras
"Kita langsung datang ke lokasi dan meminta menutup pelayanan," ujar Kapolres Kediri Kota, AKBP Eko Prasetyo kepada wartawan. Promo BTS Meal yang memancing kerumunan tersebut, diluncurkan mulai Rabu (9/6/2021).
BTS Meal merupakan menu kolaborasi antara McDonald's dengan grup idola asal Korea Selatan BTS. Paket Mc Chicken Nugget, French Fries, Coca-cola lengkap dua jenis saus diluncurkan perdana di seluruh gerai McDonald's.
Baca juga: Tangis Pecah di Lamongan, Korban Meninggal Akibat COVID-19 Terus Bertambah
Promo BTS Meal disebarluaskan secara online. Seperti di daerah lain. Di gerai McDonald's Kota Kediri peluncuran BTS Meal juga menimbulkan kerumunan. Terutama para ojek online. Mereka antri berjubel untuk mengantarkan pesanan.
Baca juga: Promo Menu Spesial BTS Meal Jadi Pemicu Kerumunan, MCD Kota Serang Dapat Teguran Keras
"Kita langsung datang ke lokasi dan meminta menutup pelayanan," ujar Kapolres Kediri Kota, AKBP Eko Prasetyo kepada wartawan. Promo BTS Meal yang memancing kerumunan tersebut, diluncurkan mulai Rabu (9/6/2021).
BTS Meal merupakan menu kolaborasi antara McDonald's dengan grup idola asal Korea Selatan BTS. Paket Mc Chicken Nugget, French Fries, Coca-cola lengkap dua jenis saus diluncurkan perdana di seluruh gerai McDonald's.
Baca juga: Tangis Pecah di Lamongan, Korban Meninggal Akibat COVID-19 Terus Bertambah
Promo BTS Meal disebarluaskan secara online. Seperti di daerah lain. Di gerai McDonald's Kota Kediri peluncuran BTS Meal juga menimbulkan kerumunan. Terutama para ojek online. Mereka antri berjubel untuk mengantarkan pesanan.
Lihat Juga :