Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Asyik Makan di Pasar Kuliner, Maling Spesialis Kotak Amal Masjid Tak Berkutik

loading...
Asyik Makan di Pasar Kuliner, Maling Spesialis Kotak Amal Masjid Tak Berkutik
Seorang remaja MN (16) di Gunungkidul tidak berkutik saat aksinya mencuri kotak amal di beberapa masjid diketahui polisi. Foto: SINDONews/Ilustrasi
GUNUNGKIDUL - Saat asyik makan di Pasar Kuliner Argowijil, Kalurahan Gari, Wonosari, remaja MN (16) tak berkutik saat aparat kepolisian dari Sektor Playen menangkapnya.

Padahal, saat beraksi membawa kabur kotak amal di beberapa masjid, remaja ini selalu piawai dan lolos. Namun kali ini, dia tidak berkutik, aksinya mencuri kotak amal berhasil diungkap jajaran Polsek Playen Gunungkidul.

Baca juga: Polisi Buru Perampok dan Pemerkosa Mahasiswi Cantik di Kamar Kos yang Terekam CCTV

Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto mengatakan, kasus pencurian ini sebenarnya terjadi pada 23 Mei 2021 lalu. Saat itu, marbot Masjid Nurul Huda Logandeng, melaporkan ada pencurian kotak infak.



Kemudian pengurus takmir melihat CCTV masjid dan diketahui ada dua orang laki-laki yang melompat pagar dan mencongkel kotak infak. Melihat dua sosok tersebut dari CCTV, pengurus langsung melaporkan ke Polsek Playen .

Baca juga:
Rembang Gempar, Penjual Bubur Keliling Mendadak Tewas di Jalan

“Kemarin (5/6/2021) ada informasi terduga pelaku berada pasar ekologis Argowijil. Kemudian tim Reskrim langsung bergerak dan melakukan penangkapan, " terangnya kepada wartawan, Minggu (6/6/2021).

Saat ditangkap dan diinterogasi pelaku yang diketahui bernama Mn, 16 warga Kapanewon Playen yang masih pelajar ini sempat mengelak. Namun setelah ditunjukkan rekaman CCTV, baru mengakui perbuatannya.," Di Masjid Nurul Hadi dia berhasil mengambil uang Rp.750.000," ujarnya.

Baca juga: Cemburu Suami Lebih Sayang Anak, Ibu Muda Cantik Ini Tega Bunuh Anak Tirinya

Kemudian pelaku terus diperiksa dan akhirnya mengakui mengambil infak juga di dua masjid lain. Masing-masing di Dusun Nogosari, Bandung, Playen serta masjid di Dusun Plembon Lor, Kalurahan Logandeng.

“Pelaku tidak kami tahan karena masih di bawah umur. Namun proses pemeriksaan terus kami lakukan. Kita juga menyerahkan pelalu kepada orang tuanya," pungkasnya.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top