Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Mengaku Teroris, Pria ini Tikam Anggota Satlantas Polrestabes Palembang

loading...
Mengaku Teroris, Pria ini Tikam Anggota Satlantas Polrestabes Palembang
Pria ini mengaku teroris dan menyerang seorang anggota Satlantas Polrestabes Palembang berinisial Bripka R saat bertugas. Foto SINDObews
PALEMBANG - Seorang anggota Satuan Polisi Lalulintas (Satlantas) Polrestabes Palembang berinisial Bripka R ditikam oleh oria tidak dikenal saat bertugas. Atas penyerangan itu korban kini mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di Pos Polisi Simpang Angkatan 66, Kecamatan Kemuning, Palembang, Jumat (4/6/2021) sekitar pukul 14.45 WIB. Baca juga: Polrestabes Palembang Blender Ratusan Butir Pil Ektasi dan Sabu

Diketahui pria tersebut mendatangi korban yang saat itu tengah berjaga sendirian di dalam pos polisi. Tak lama setelah itu, korban keluar dari pos dengan bersimbah darah sembari meminta pertolongan warga.

Saat itu ada 3 anggota Satpol PP yang berada di lokasi langsung membantu korban dan mengamankan pelaku di dalam pos polisi tersebut.



Seorang saksi mata di lokasi Afrizal mengaku pria itu bahkan sempat mengaku sebagai teroris setelah melakukan aksi penikaman terhadap anggota polisi tersebut. "Jangan mendekat, saya ini teroris," kata Afrizal menirukan ucapan pelaku.

Pelaku saat ini sudah diamankan Tim Jatanras Polda Sumsel, sementara korban dibawa ke RS Hermina guna mendapatkan perawatan medis setelah mengalami luka tikaman di bagian leher. Baca juga: Ikan Giling Mengandung Pengawet Mayat, Polisi Buru Tempat Produksinya di Jateng

Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Cornelis Ferdinand Hotman Sirait, membenarkan kejadian penyerangan terhadap seorang anggota Polrestabes Palembang tersebut. "Benar ada anggota polisi yang diserang. Pelaku sudah diamankan petugas," katanya.

Kasubag Humas Polrestabes Palembang, Kompol Moch Abdullah, mengatakan kasus penyerangan terhadap anggota itu saat ini sudah ditangani tim dari Polrestabes dan Polda Sumsel."Untuk motifnya belum diketahui, kasus ini masih dalam penyelidikan," katanya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top